NEWS
Trending

Perlahan, Penggunaan Batu Bara untuk Listrik Dikurangi

Perlahan, Penggunaan Batu Bara untuk Listrik Dikurangi
Listrik Indonesia | Presiden Joko Widodo memastikan bahwa Indonesia akan mengurangi penggunaan batu bara untuk pembangkit listrik dilakukan secara bertahap.

Jokowi menyampaikan pada ASEAN Summit di Bangkok, Sekjen PBB António Guterres dan publik internasional turut memperingatkan Indonesia akan penggunaan batu bara. Tidak hanya Sekjen PBB, Managing Director IMF, Christine Lagarde juga memperingatkan hal serupa kepada Presiden baru-baru ini. Di sisi lain, pembangkit listrik berbahan bakar batu bara saat ini masih dibutuhkan.

“Sekjen PBB, Antonio Guterres menyampaikan kepada saya, agar hati-hati urusan pertambangan. Beliau mengajak saya agar Indonesia mengurangi penggunaan batu bara untuk pembangkit tenaga listrik,” ucap Jokowi di Jakarta, Rabu, (10/11).

Lanjut Presiden mengatakan, Indonesia secara bertahap dipastikan akan melakukan transisi energi yang lebih ramah kepada lingkungan. Energi Baru Terbarukan (EBT) dipastikan akan menjadi andalan energi masa depan Indonesia. 

Beberapa sumber EBT yang memiliki potensi besar dan siap untuk terus didorong pemanfaatannya seperti Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), maupun  tenaga panas bumi.

“Energi terbarukan di Indonesia sangat melimpah, perkembangannya juga cukup masif. Secara bertahap kita akan kurangi penggunaan batu bara. Era saat ini telah memasuki energi ramah lingkungan dan harus kita persiapkan sejak sekarang,” tutupnya. (CR)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button