ENERGY PRIMER
Trending

Perlukah Pajak Karbon ?

Perlukah Pajak Karbon ?

Listrik Indonesia | Dalam upaya mendukung upaya pembangunan rendah karbon atau low carbon development. Perlukah adanya pajak karbon ?

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan, potensi nilai kekonomian karbon di Indonesia berada di tiga tempat seperti mangrove, lahan gambut, dan hutan hujan tropis.

“Untuk mendukung pembangunan rendah karbon perlu terobosan lintas sektoral dan DEN berperan di sini,” ujarnya dalam salah satu diskusi virtual. (14/7).

Satya pun optimis dalam pembahasan pajak karbon ini dan perlu mendapat dukungan berbagai pihak dan sektor dalam pencapaian besar pengurangan emisi karbon Nationally Determined Conribution (NDC).

 

Semantara itu, Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo menegaskan, adapun motif utama terkait pajak karbon ini adalah bagaimana mendorong perubahan perilaku masyarakat, dan perlu mendapat banyak masukkan masyarakat.

Senior Advisor Sustainability UNDP Verania Andrea, yaitu apakah ada over lapping pungutan yang lain, kesiapan infrastruktur pengganti seperti kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, dan waktu yang tepat kapan pajak karbon dikenakan.

Terkait pajak karbon, Chair of Sustainable Mobility Working Group MASKEEI Ahmad Safrudin mengungkapkan cukai karbon untuk percepatan penerapan low cost electric vehicle sejalan dengan konservasi energi nasional dan peningkatan penerimaan negara tanpa membebani sektor esensial.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button