AGENDA NEWS
Trending

Pertamina Komitmen Tingkatkan TKDN di Seluruh Proyeknya

Pertamina Komitmen Tingkatkan TKDN di Seluruh Proyeknya

Listrik Indonesia | PT Pertamina (Persero) menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), PT Superintending Company of Indonesia (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero) untuk meningkatkan penggunaan produk dan jasa dalam negeri sebagai wujud nyata mendorong perekonomian nasional.

Melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani, pada Selasa (1/12) oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dengan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza, Direktur Utama PT Superintending Company of Indonesia (Persero), Bachder Djohan Buddin serta Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M. Noer.

Hal ini merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk seluruh proyek yang dijalankan Pertamina. Acara penandatanganan MoU ini juga disaksikan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi sekaligus Ketua Tim P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri), Luhut B. Panjaitan serta Wakil Menteri I BUMN, Budi Gunadi Sadikin.

Menurut Luhut, penggunaan local content dapat membantu perekonomian nasional, terutama di tengah situasi pandemi seperti saat ini. Ia pun memberikan apresiasi atas konsistensi Pertamina untuk meningkatkan penggunaan komponen lokalnya dalam proses bisnis perusahaan.

"Selamat kepada Dirut Pertamina yang telah konsisten dalam implementasi TKDN di proyek-proyeknya, dan akan meningkat ke depannya. Dengan cara inilah kita dapat membantu rakyat Indonesia keluar dari krisis yang terjadi saat ini," ujar Luhut dalam keterangan tertulisnya.

Selanjutnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, Pertamina menjalankan peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dengan memastikan implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN pada setiap proyek dan proses bisnis di Pertamina Group.

Melalui kerja sama ini, nantinya Sucofindo dan Surveyor Indonesia akan melakukan pendampingan, perencanaan dan verifikasi capaian TKDN pada proyek-proyek infrastruktur dan pengembangan bisnis Pertamina Group.

“implementasi TKDN di seluruh proses usaha termasuk dengan membentuk fungsi khusus untuk memantau penyerapan TKDN di Pertamina. Dan hal ini berlaku di seluruh lini usaha mulai dari hulu hingga hilir,” ujar Nicke.

Lebih lanjut, Nicke menjelaskan, tidak hanya memastikan capaian TKDN, Pertamina juga bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk pengkajian dan penerapan teknologi dan perekayasaan (penelitian, pengembangan dan rancang bangun).

Pengkajian teknologi saat ini diperlukan Pertamina pada beberapa proyek, di antaranya teknologi Biorefinery untuk transformasi teknologi kilang berbasis bahan baku fosil menjadi energi terbarukan, teknologi penyimpanan energi (energy storage), residu kilang, dan teknologi dimethyl ether (DME) untuk substitusi bahan bakar LPG.

Pada kesempatan yang sama, Hammam Riza selaku Kepala BPPT menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja dalam memastikan penggunaan local content di setiap proyek Pertamina.

"Melalui kerja sama ini, BPPT bersama dengan Pertamina dapat membina industri lokal agar naik kelas dari biasanya hanya assembler menjadi industry yang memiliki brand name, dengan kemampuan hak cipta sendiri dan hilirisasi produk sebagai penghela pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.

Sementara itu,  Direktur Utama PT Superintending Company of Indonesia (Persero), Bachder Djohan Buddin juga menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Sucofindo dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Perindustrian dan Pertamina kepada Sucofindo untuk melakukan kegiatan verifikasi TKDN bagi mitra Pertamina. Kerja sama ini menunjukkan komitmen kita dalam meningkatkan daya saing serta mendorong pemakaian produk dalam negeri untuk pertumbuhan industri nasional," katanya.

Senada dengan yang lainnya, Direktur Utama Surveyor Indonesia Dian M. Noer menuturkan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk mendorong perekonomian nasional.

"Surveyor Indonesia bersama Pertamina berkomitmen untuk menerapkan TKDN sesuai regulasi, sebagai upaya kolaboratif mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Harapan kami, kolaborasi ini dapat menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan sumber daya nasional melalui TKDN untuk meningkatkan investasi dalam negeri,” tutupnya. (Cr)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button