Fossil Fuel ENERGY PRIMER NEWS
Trending

Pertamina Tambah 65.000 KL BBM di Wilayah Timur Indonesia

Pertamina Tambah 65.000 KL BBM di Wilayah Timur Indonesia
Ilustrasi

Listrik Indonesia | Dengan diselesaikannya pembangunan tanki di 12 lokasi Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tersebar di berbagai daerah wilayah Indonesia Timur untuk. Maka PT Pertamina (Persero) bisa menambah pasokan BBM sebanyak 65.000 KL.

Adapun pembangunan tanki BBM tersebut berlokasi di Badas (Nusa Tenggara Barat), Pare-Pare (Sulawesi Selatan), Ternate (Maluku Utara), Masohi (Maluku), Bula (Maluku), Dobo (Maluku), Labuha (Maluku), Saumlaki (Maluku), Namlea (Maluku), Wayame (Maluku), Merauke (Papua), dan Nabire (Papua). Saat ini, masih ada 2 (dua) proyek yang dalam proses penyelesaian berada di Waingapu dan Maumere (Nusa Tenggara Timur).

Tak hanya membangun tanki BBM, Pertamina juga berencana membangun 4  infrastruktur LPG di wilayah Indonesia yang meliputi Terminal LPG dan Jetti di Tenau Kupang NTT, Bima NTB, Wayame Maluku dan di Jayapura Papua.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, baik pembangunan tanki BBM dan terminal LPG Pertamina bakal menyelesaikannya tahun ini. “Adanya penmabahan infrastruktur BBM dan LPG untuk keandalan infrastruktur energi nasional Kita akan percepat untuk BBM karena ini sangat penting juga untuk Indonesia Timur,” ujar Nicke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI Jakarta Senin (8/2).

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, dalam rangka mewujudkan salah satu prioritas Program Nawacita Presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, sejak tahun 2019 Pertamina fokus membangun infrastruktur BBM dan LPG di wilayah Indonesia Timur.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur BBM dan LPG dalam rangka penyediaan energi nasional ini tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Pertamina tahun 2021.

“Pertamina akan memastikan pembangunan infrastruktur yang masih on progress dapat diselesaikan sesuai jadwal waktu yang ditetapkan,” pungkasnya. (Cr)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button