Trending

PGN Salurkan Bantuan Oksigen Hadapi Covid-19 di Jateng, DIY, dan DKI Jakarta

PGN Salurkan Bantuan Oksigen Hadapi Covid-19 di Jateng, DIY, dan DKI Jakarta
Dok. PT Pertamina Gas Negara (PGN)

Listrik Indonesia | Kondisi persebaran Covid-19 mengalami lonjakan kasus positif pada pada minggu ke-3 bulan Juni 2021 yang mencapai lebih dari 20.000 kasus per hari dan semakin banyak jumlah pasien yang harus dirawat di ICU serta mengakibatkan tingginya okupansi Rumah Sakit Rujukan Covid-19.  Kondisi tersebut mengakibatkan kebutuhan pasokan oksigen untuk rumah sakit di seluruh provinsi di Pulau Jawa meningkat pesat.

 

Berdasarkan data dari Dijend Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindutrian, kebutuhan oksigen medis saat ini menjadi 800 ton per hari atau naik 69,3 persen dibandingkan kondisi normal. Santer diberitakan pula di media bahwa harga oksigen medis juga mengalami kenaikan.

 

Pertamina Gas Negara (PGN) terus berkomitmen membantu pemerintah dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 melalui program Pertamina Peduli. Kali ini Pertamina Gas (Pertagas), Pertagas Niaga, dan Gagas Energi Indonesia (Gagas) memberikan bantuan oksigen medis dan storage oxygen medis (tabung penyimpanan oksigen).

 

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengungkapkan dalam rilis yang diterima Energia pada 4 Juli 2021 bahwa Subholding Gas Grup berupaya mengerahkan kapasitas yang dimiliki untuk turut membantu upaya peningkatan suplai oksigen medis. Atas himbauan dari Holding Pertamina, bantuan oksigen diserahkan karena meningkatnya kasus COVID-19 di Operation East Region yang mencakup Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

 

Pertagas telah membentuk Tim Tanggap Darurat Bantuan Oksigen guna persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan monitoring menyerahkan bantuan ke wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Di Jawa Tengah, total 14,8 ton oksigen diserahkan di RSUD Loekmono Hadi, RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo, RSUD RAA Soewondo, dan RSUD Dr Soetrasno. Sementara di Yogyakarta, total bantuan sebanyak 15,1 ton oksigen diserahkan di RSUD PAU Hardjolukito, RS Panti Rapih, PKU Muhammadiyah Yogyakarta, RSUD Bantul, RS PKU Bantul, dan RS PKU Gamping.

 

Penyerahan bantuan oksigen medis ini menggandeng sejumlah stakeholder, seperti Samator Group yakni Aneka Gas Industri Kendal dan Samator & Industri Yogyakarta untuk distribusi bantuan ke rumah sakit. Untuk penyediaan gas dan transportasi bekerjasama dengan PT Etkom Inti Energi, serta Kemenkes dan Satgas Oksigen Jawa Tengah untuk data support dan kebijakan distribusi.

 

Kemudian Pertagas Niaga melakukan konversi LNG Trucking idle sebanyak 6 (enam) unit selama 2 (dua) bulan untuk pengangkutan dan pendistribusian oksigen ke berbagai rumah sakit di Pulau Jawa.

 

Penyaluran bantuan tersebut juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Samator, Gagas menyerahkan bantuan storage oxygen diserahkan ke RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur. Oxygen Storage yang diberikan sebanyak 4 (empat) tabung dengan masing-masing kapasitas tabung sebesar 175 liter.

 

Rachmat berharap bahwa bantuan oksigen medis juga sebagai wujud nyata semangat Energizing You Pertamina dan gotong royong sebagai bagian dari holding migas dalam menghadapi peningkatan kasus Covid-19. Beberapa waktu lalu juga telah rilis himbauan dari Kementerian Kesehatan bagi supplier oksigen untuk meningkatkan kapasitas oksigen medis.

 

“Pasokan oksigen di rumah sakit semakin berkurang, sedangkan kebutuhannya sangat dibutuhkan di saat-saat seperti ini. Semoga bantuan dari Subholding Gas Grup dapat membantu penyediaan suplai oksigen medis. Kita juga sama-sama berdoa dan beriktiar agar situasi darurat COVID-19 ini segera berakhir,” tutup Rachmat. (TS)
 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button