NEWS
Trending

PLN Disjaya Pasang 209 Unit SPLU di Jakarta dan Sekitarnya

PLN Disjaya Pasang 209 Unit SPLU di Jakarta dan Sekitarnya
Listrik Indonesia | PLN Disjaya sedikitnya telah memasang 209 unit Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) Beji Lintar, di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), Syamsul Huda, mengungkapkan penyediaan SPLU tersebut lebih cepat dari target awal yakni pada 27 Oktober 2016, atau bertepatan dengan Hari Listrik Nasional 2016.

“Sampai saat ini SPLU Beji Lintar sudah terpasang 209 unit. Bahkan jumlahnya melebihi target,” ‎ungkap Syamsul, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/9).

Ia menambahkan, 209 unit SPLU Beji Lintar sendiri tersebar di seluruh wilayah kerja PLN Disjaya, diantaranya 18 unit di wilayah kerja PLN Area Ciracas, 18 unit di wilayah kerja PLN Area Lenteng Agung, 17 unit di wilayah kerja PLN Area Bandengan, 17 unit di wilayah kerja PLN Area Pondok Kopi, 16 unit di wilayah kerja PLN Area Bintaro, 15 unit di wilayah kerja PLN Area Ciputat, 15 unit di wilayah kerja PLN Area Tanjung Priok.

Selanjutnya, 13 unit di wilayah kerja PLN Area Kramat Jati, 12 unit di wilayah kerja PLN Area Bulungan, 12 unit di wilayah kerja PLN Area Jatinegara, 12 unit di wilayah kerja PLN Area Kebon Jeruk, 12 unit di wilayah kerja PLN Area Pondok Gede, 10 unit di wilayah kerja PLN Area Marunda, 9 unit di wilayah kerja PLN Area Cempaka Putih, 9 unit di wilayah kerja PLN Area Cengkareng, dan 4 unit di wilayah kerja PLN Area Menteng.

“Beberapa unit SPLU Beji Lintar juga sudah dapat dicari melalui Google Maps dengan kata kunci pencarian SPLU PLN‎,” papar Syamsul.

SPLU Beji Lintar merupakan terobosan baru dan solusi dari PLN untuk memfasilitasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan masyarakat dalam mendapatkan sumber listrik yang legal dan aman pada tempat umum di luar ruangan (outdoor).

SPLU Beji Lintar sendiri mengadopsi sistem prabayar. Untuk dapat menggunakannya, masyarakat perlu mengisi pulsa (stroom) kilo Watt hours (kWh) meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM, internet banking, sms banking, minimarket, dan lain-lain dengan meng-input ID Pelanggan yang tercantum di SPLU yang akan digunakan.

Sebelum SPLU didirikan, kebanyakan para pedagang menggunakan sumber listrik dari rumah warga, dari genset, atau bahkan ada beberapa yang menggunakan listrik secara ilegal dengan mencantol ke tiang listrik secara langsung.“Selain merugikan negara, hal tersebut juga dapat membahayakan para pedagang dan masyarakat sekitar karena instalasi dan alat yang digunakan tidak sesuai standar,” terangnya.
 
Ia mengharapkan keberadaan SPLU Beji Lintar di 209 titik di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya ini, menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan listrik secara aman dan legal, baik untuk kepentingan usaha, melistriki fasilitas pelayanan masyarakat, ataupun kepentingan lainnya, misalnya men-charge sepeda listrik, melistriki Mobil SIM Keliling, atau menjadi sumber listrik pelaksanaan kegiatan atau event tertentu.

“Keberhasilan ini juga tidak lepas dari kerja sama antara PLN dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta masyarakat setempat dalam mendukung keberadaan listrik yang aman dan legal di tempat umum serta dalam mendukung program Jakarta Smart City yang digagas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” tandasnya.  (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button