NEWS
Trending

PLN Operasikan Gardu Induk Khusus Smelter di Bantaeng

PLN Operasikan Gardu Induk Khusus Smelter di Bantaeng
Listrik Indonesia | PLN operasikan Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) dengan trafo 2 x 60 Mega Volt Ampere (MVA) khusus untuk memasok listrik smelter, fasilitas pengolahan hasil tambang yang berfungsi meningkatkan kandungan logam, di Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Bambang Yusuf, General Manager PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat, menjelaskan permohonan listrik sebesar 150.000.000 VA di Bantaeng yang mengalirkan listrik dari PLTU Jeneponto dan PLTU Punagaya menandakan bahwa PLN siap menyambut investor dengan menyediakan fasilitas ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan.

Selain GI khusus smelter, PLN juga telah menyiapkan dua GI untuk melayani kebutuhan listrik umum yakni GI Bantaeng New dan GI Bantaeng Switching. Secara teknis PLN telah siap untuk memasok tenaga listrik bagi perkembangan industri di Bantaeng dengan pelayanan yang prima.

“Tahap pertama PLN memasok 40 Megawatt (MW) untuk semelter Huadia Nickel-Alloy Indonesia. Pabriknya ini masih tahap penyelesaian. Dengan ketersediaan pasokan listrik untuk Sistem Sulbagsel  telah cukup dan memadai sehingga PLN mendukung para investor yang ingin menanamkan modalnya di Sulawesi Selatan,” ujar Bambang.

Bambang berharap pasokan listrik yang cukup ini dapat memberikan dorongan bagi industri baru untuk segera beroperasi dan terus bertumbuh sehingga dapat berdampak pada peningkatan perkembangan ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Masuknya investor industri pengolahan bahan tambang (smelter) di Kabupaten Bantaeng yang berasal dari luar negeri merupakan bentuk pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan yang semakin meningkat dan berhasil menarik investor dari luar negeri untuk berinvestasi,” pungkas Bambang. (GC)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button