NEWS
Trending

PLN Sumut Dukung Implementasi Kendaraan Listrik

PLN Sumut Dukung Implementasi Kendaraan Listrik
Listrik Indonesia | Mendukung Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan, sebagai implementasinya, hampir semua prinsipal industri otomotif sudah memiliki mobil listrik berbagai tipe, mulai dari jenis Hybrid (HEV); Plug in Hybrid (PHEV); baterai EV (BEV); ataupun FCEV (Fuel Cell).

Hal ini dijelaskan Rizwan Alamsjah, Ketua III Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) yang mendampingi Gubernur Sumatera Utara  Edy Rahmayadi, dalam pameran otomotif di Santika Convention Centre, Medan, yang menghadirkan sekitar delapan merek kendaraan ternama, mulai dari DFSK, Honda, Lexus, Mitsubishi Motors, Renault, Toyota, Wuling, dan VW. 

“Sejak Perpres tentang Kendaraan Listrik keluar, bahkan sebelum Perpres keluar, para pelaku usaha masih melakukan kajian mendalam mengenai besaran potensi dan minat masyarakat terhadap kendaraan-kendaaraan tersebut, termasuk kesiapan pendukung Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di seluruh pelosok Tanah Air, termasuk juga di Medan,” paparnya.

Executive GM PT TAM Fransiscus Soerjopranoto menyatakan, “Kami akan mengembangkan mobil-mobil yang kita sebut Hybrid EV (Hybrid Electric Vehicle/HEV) atau PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Salah satu upaya Toyota untuk memasyarakatkan kendaraan hybrid dapat dilihat dengan kehadiran C-HR Hybrid, yang angka penjualannya positif,” paparnya. 

Hal ini menjadi implementasi dukungan Toyota terhadap Perpres tentang Kendaraan Listrik, dan juga berkolaborasi dalam penyediaan listriknya dengan pihak PLN. 

Sementara itu, Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara, Rudi Artono secara terpisah mengemukakan, berbagai bentuk dukungan diberikan oleh PLN dalam mendukung lahirnya Perpres tentang Kendaraan Listrik.

“Sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo mengisi 20% dari kendaraan yang diproduksi di Indonesia dengan  kendaraan LCEV termasuk kendaraan listrik (Low Cost Emission Vehicle), maka PLN berkomitmen menyediakan SPLU dan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Untuk SPLU saat ini sudah tersedia 4 unit di Medan, antara lain berlokasi di Lapangan Merdeka yang strategis karena berada di tengah kota. Sedangkan di seluruh Sumatera Utara sudah tersedia 13 SPLU yang ada di berbagai kota,” kata Rudi.

Rudi juga menjelaskan, PLN UIW Sumatera Utara memiliki produk unggulan dari Divisi Bisnis dan Pelayanan Pelanggan, yaitu program pelayanan pelanggan prioritas, yang ditujukan kepada sekitar 2.400 pelanggan prioritas (premium) di Sumatera Utara.

“Program layanan pelanggan prioritas diberikan kepada pelanggan yang  ketika terjadi gangguan pemadaman listrik, mereka akan menjadi pelanggan paling terakhir yang mengalami gangguan tersebut, atau malah tidak mati sama sekali," jelasnya.

Sejalan dengan program Gebyar Kemerdekaan yang akan berakhir pada Oktober ini, melalui anak perusahaan PLN, yakni Icon+, memberikan program pelayanan dalam bentuk serat optic (fibre optic)  untuk pelayanan internet, yang dinamakan “Setrum Net.” (AM/Fr)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button