Renewable Energy ENERGY PRIMER
Trending

PLTS Bawean Siap Dioperasikan

PLTS Bawean Siap Dioperasikan
Listrik Indonesia | PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB) berkomitmen untuk terus mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia. Salah satunya adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk pemakaian sendiri (PS) di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur yang akan dioperasikan pada November 2021 mendatang.

Direktur Pengembangan dan Niaga PJB, Iwan Purwana, mengatakan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki sekitar 17.000 lebih pulau. Kebanyakan listrik di kepulauan kecil tersebut menggunakan diesel.

Dengan dana komitmen dalam penggunaan EBT, maka PJB membangun pembangkit hybrid, salah satunya di Bawean tersebut.

"PJB telah membangun PLTS 400 kWp + Bess 1300 kWh sebagai dukungan untuk Pembangkit Listrik Mesin Gas (PLTMG) 3x1 MW Bawean yang rencananya akan mulai beroperasi di November 2021 besok," kata Iwan dalam webinar “Pengembangan Energi Baru Terbarukan PJB Di Indonesia" belum lama ini.

Selain itu, saat ini PJB juga telah merencanakan pengembangan PLTS Apung 2MWp + Bess 400 kWh di tepi pantai dekat PLTD.

Iwan menambahkan untuk membangun PLTS dibutuhkan lahan luas. Karena keterbatasan lahan di Pulau Jawa, maka PLTS akan dibuat terapung atau di atap.

Menurut Iwan, untuk pengembangan PLTS di Pulau Jawa mayoritas masih terkendala dengan keterbatasan lahan. Untuk membangun PLTS berkapasitas 2 MWp saja membutuhkan lahan seluas 1 hektar.

Jika kapasitas PLTS ditambah maka luasan lahan juga harus ditambah.

Menyikapi keterbatasan lahan di Pulau Jawa untuk penambahan PLTS, solusinya bisa memanfaatkan bendungan milik PLN dimana pengelolaan airnya oleh Perum Jasa Tirta.

Seperti di Jawa Timur sendiri, untuk penambahan PLTS dengan memanfaatkan bendungan akan dilakukan PJB bersama Jasa Tirta Energi (anak perusahaan Jasa Tirta) yakni di Bendungan Sutami Malang dan Bendungan Lodoyo Blitar.

“Ini sudah masuk dalam RUPTL dan model kerjasamanya adalah PJB, Jasa Tirta Energi sharing modal. Untuk investornya sangat banyak ada yang melalui pemerintahan seperti dari Inggris, ada Aqua, bahkan banyak investor dari Timur Tengah naksir dengan danau-danau di Pulau Jawa yang memiliki potensi untuk pemanfaatan PLTS. Terlebih yang sudah ada PLTA-nya,” ungkap Iwan.

Di luar Pulau Jawa, imbuh Iwan, ada potensi bekas tambang seperti tambang batu bara yang sudah habis batu baranya.

Direktur SDM PJB), Karyawan Aji mengatakan, pengembangan PLTS di Pulau Bawean itu juga untuk mendukung pencapaian target nasional sebesar 23 persen pada tahun 2025.

Dia menegaskan, penerapan EBT di Indonesia sudah tidak bisa dihindarkan. Apalagi setelah adanya perjanjian internasional untuk mengurangi emisi karbon di Tanah Air.

"Ditargetkan pada 2025 mendatang pemanfaatan energi baru terbarukan di Indonesia bisa mencapai 23 persen, dan potensi EBT di Indonesia menjadi magnet tersendiri bagi dunia internasional, karena cukup besar," kata Aji.

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button