NEWS
Trending

PP Energi Garap PLTSa Solo

PP Energi Garap PLTSa Solo
Listrik Indonesia | Menumpuknya sampah di TPA Putri Cempo, Solo, Surakarta dilirik oleh PP Energi untuk dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bekapasitas 10 Megawatt (MW).

Head of Strategic Investment and Partnership PP Energi, Lukman Adi Prananto mengatakan, peliknya permasalahan di daerah belum bisa dimanfaatkan secara baik oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Karena itu, PT PP (Persero) melalui anak usahanya PP Energi akan mengembangkan PLTSa yang dapat mengurai sampah salah satu proyeknya PLTSa Putri Cempo, Surakarta.

Waktu itu Pemda Surakarta tegah mencar jalan keluar dalam mengatasi permasalahan sampah di kotanya untuk diijadikan hal yang bermanfaat. Kemudian, PP Energi melalui gagasannya dalam pengolahan sampah menjadi energi listrik memenangkan tender untuk pengembangan PLTSa di TPA tersebut.

Lukman menjelaskan, hal ini sejalan dengan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. PLTSa ini akan menggunakan sistem gasifikasi, pada proyek tahap I akan memenuhi kapasitas 5 MW, dan selanjutnya menjadi 10 MW.

“Saat ini progeresnya memasuki Financial Closing, diperkirakan dapat beroperasi pada 2021,” jelasnya.

PLTSa Putri Cempo ini dengan nilai investasi US$ 4-5 per megawatt atau US$ 25 juta untuk 5 megawatt, pendanaan berasal dari China Construction Bank (CCB). Tidak hanya Pemda Solo saja yang tertairk dengan sistem PLTSa PP Energi, beberpa Pemda lain juga mulai tertarik untuk mengembangkan PLTSa semacam ini di daerahnya.

“Kontraktor dan operator dari PP sendiri. Tujuan utama proyek ini untuk menghabiskan sampah, jadi kami menggunakan teknologi yang dapat memakan segala jenis sampah,” ucapnya.

Lukman berharap pengembangan PLTSa semacam ini dapat diberikan insentif agar investor tertarik. Juga ke depan ada regulasi yang memberikan kenyamanan para investor. (CR)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button