CSR ENVIRO NEWS Indexs Berita
Trending

Program Elektrifikasi Pertanian PLN Dongkrak Pendapatan Petani Kabupaten Sinjai

Program Elektrifikasi Pertanian PLN Dongkrak Pendapatan Petani Kabupaten Sinjai
Penyerahan bantuan program Electrifying Agriculture PLN di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan [Foto: Dok. PLN - LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - Petani buah di Desa Sukamaju, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mengaku menikmati manfaat ekonomi program Electrifying Agriculture, salah satu bentuk kegiatan kepedulian sosial PT PLN (Persero).

Belum lama ini, melalui PLN (Perusahaan Listrik Negara) Peduli, PLN memberikan bantuan 500 lampu senilai Rp 70 juta. Bantuan bidang perkebunan ini dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas petani buah naga di Desa Sukamaju.

Program ini dapat memberikan dampak yang besar bagi petani buah naga. Seorang petani buah naga, Lukman mengatakan produksi buah naga semakin meningkat selama menggunakan lampu.

“Sebelum memakai lampu, biasanya membutuhkan waktu enam bulan sekali panen. Dengan adanya lampu, sebulan saja sudah panen. Jadi sekarang panen kami bisa lebih cepat enam kali lipat dari biasanya," ungkap Lukman, salah seorang petani penerima bantuan Electrifying Agriculture PLN.

Berkat proses produksi yang lebih cepat, menurut Lukman, pendapatan petani di Desa Sukamaju meningkat hingga lima kali lipat dibanding sebelum memakai lampu.

"Biasanya untuk sekali panen, produksi buah naga mencapai tiga ton dengan harga 10 juta rupiah. Setelah menggunakan lampu menghasilkan lima ton dengan harga jual mencapai 50 juta rupiah," tutur Lukman.

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Ghadista Asapa mengungkapkan apresiasi pihaknya atas kepedulian dan bantuan PLN kepada petani buah naga di daerahnya.

"Terima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini nyata meningkatkan perekomian petani buah naga," tandas Andi Seto pada acara Penyerahan Bantuan Pemberdayaan Pengembangan Eduwisata Petani Buah Naga di Sinjai akhir Februari lalu.

Pada kesempatan yang sama, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PT PLN (Persero) Agung Murdifi program elektrifikasi pertanian yang diberi tajuk 'Cahaya untuk Sang Naga' ditargetkan guna meningkatkan produksi buah naga petani di luar musim panen. 

Secara teknis, tanaman buah naga diberi aliran aliran listrik pada malam hari. Teknik ini membantu proses panen buah naga lebih cepat, di samping meningkatkan kualitas buah.

"Kami memang ingin PLN Peduli memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan sehingga masyarakat semakin sejahtera," tutur Agung. 

Program Electrifying Agriculture merupakan salah satu bentuk modernisasi pertanian. Pemanfaatan listrik memungkinkan petani semakin produktif, meskipun hanya memiliki lahan terbatas. (RE) 


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button