NEWS
Trending

Puluhan Ribu Paket Konverter Kit Siap Diberikan ke Nelayan Kecil

Puluhan Ribu Paket Konverter Kit Siap Diberikan ke Nelayan Kecil
Listrik Indonesia, Bandung | Pemerintah melalui Direktoral Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat, salah satunya untuk kehidupan para nelayan dengan memberikan paket converter kit untuk mesin perahunya.
 
Pasalnya, para nelayan saat ini menggunakan bahan bakar minyak untuk mesin perahunya, dan dengan tingginya harga BBM dinilai menjadi salah satu penyebab menurunnya tangkapan hasil laut, di samping faktor polusi air dan cuaca.
 
Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, Kementerian ESDM meminta Pemerintah Daerah (Pemda) agar lebih proaktif dalam membantu masyarakat di daerahnya, dengan mengusulkan daftar nelayan kecil agar memperoleh paket konverter kit. Bagi daerah yang memiliki gas bumi, agar dibangun jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas).
 
“Mohon Bapak dan Ibu berkomunikasi dengan Bupati atau Walikota yang memiliki kampung nelayan, tolong didata dan diusulkan agar nelayan miskin dan kapalnya di bawah 5 GT atau perahu tempel dan bahkan perahu-perahu yang belum ada mesinnya, kita akan berikan paket mesin, konverter kit dan 2 tabung LPG 3 kg,” ungkap Wirat, dikutip dari website resmi Ditjen Migas, (06/03).
 
Ia mengatakan, dengan menggunakan Liquid Petroleum Gas (LPG) untuk melaut, pemerintah mengharapkan ekonomi nelayan kecil dapat meningkat.
 
“Tiap kali melaut, penghematan yang diperoleh sekitar Rp 50 ribu. Selain lebih ekonomis, dengan menggunakan LPG 3 kg juga lebih mudah mendapatkan bahan bakar karena dapat diperoleh di warung-warung. Sementara jika menggunakan BBM, harus ke SPBU yang letaknya bisa jadi jauh dari tempat tinggalnya,” bebernya.
 
Pada 2017, pemerintah berencana akan membagikan sebanyak 24.000 paket konverter kit untuk nelayan. Lanjutnya, jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang hanya 5.000 paket.
 
Dengan adanya usulan dari daerah, diharapkan pembagian konverter kit akan lebih masif di tahun-tahun mendatang. “Berdasarkan usulan Pemda, nanti akan ada tim yang melakukan verifikasi ke lapangan. Kita akan memberikan bantuan secara bertahap,” terang Wirat.
 
Sementara, untuk pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga, dapat diusulkan oleh Pemda yang daerahnya memiliki gas bumi atau terdapat pipa transmisi.
 
“Dengan jargas, rumah tangga di sekitar daerah penghasil bisa merasakan manfaat gas bumi. Harganya juga lebih murah, sekitar 50% dari LPG,” paparnya.
 
Pemerintah menganggarkan sebesar Rp 1,14 triliun untuk bisa pembangunan jargas di beberapa kota/kabupaten dengan total jumlah 53.000-59.000 sambungan rumah sepanjang 2017.
 
Lebih jauh Wirat mengungkapkan, peran aktif Pemda dalam pembangunan infrastruktur untuk masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat proses di lapangan. “Pembangunan jargas untuk rumah tangga merupakan program berkelanjutan Pemerintah guna memberikan energi bersih, aman dan murah kepada masyarakat,” tandasnya. (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button