NEWS
Trending

Raker dengan DPR, Ini Rencana Kerja Kementerian BUMN

Raker dengan DPR, Ini Rencana Kerja Kementerian BUMN
Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan. (Foto: Galuh Firdaus)
Listrik Indonesia | Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menggantikan Menteri BUMN Rini Soemarno sebagai menteri bersangkutan yang tidak diperkenankan hadir, untuk melakukan rapat kerja (raker) dengan komisi VI DPR RI. 

Raker tersebut di antaranya membahas beberapa hal, salah satunya mengenai anggaran Kementerian BUMN di 2017 yang ditetapkan sebesar Rp 243,8 miliar untuk menjalankan program-program selama tahun 2017.

"Anggaran Kementerian BUMN ditetapkan sebesar Rp243,8 miliar untuk dua program, yakni pembinaan BUMN, dukungan manajemen, dan teknis lainnya," kata Sri Mulyani di Ruang Rapat Komisi VI DPR, Jakarta, Kamis (23/03).

Prioritas yang akan dilakukan oleh Kementerian BUMN, menurutnya mengenai sosialisasi PP 72 tahun 2016 tentang penatausahaan modal negara, terdiri dari beberapa program terutama soal mekanisme pemindahan aset di antara perusahaan BUMN.

"Penyusunan laporan keuangan kombinasi, penyusunan roadmap organisasi Kementerian BUMN, penyusunan kajian BUMN, pembangunan knowledge management system, penyusunan kajian pembentukan holding BUMN farmasi, penyusunan master plan tahun 2018-2022, serta target wisatawan mancanegara di 2017," bebernya.

Ia mengungkapkan, setelah rapat ini, dirinya akan bertemu dengan Presiden untuk membahas terkait apa saja topik atau isu yang disampaikan dalam rapat. "Termasuk ketidakhadiran dari Menteri BUMN karena memang secara institusional legislatif dan eksekutif, bahwa Menteri BUMN yang bersangkutan tidak diperbolehkan hadir di sini. Idealnya tentu saja, kalau kami boleh, Menteri BUMN yang hadir di sini,"  ungkap Sri Mulyani. (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button