Fossil Fuel ENERGY PRIMER NEWS
Trending

SKK Migas: Insentif Fiskal Jaga Keekonomian Investor

SKK Migas: Insentif Fiskal Jaga Keekonomian Investor
Kepada SKK Migas Dwi Soetjipto [Foto: Dok. LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengungkapkan capaian produksi minyak dan gas bumi (migas) secara kumulatif mencapai 1,86 juta barel minyak ekivalen per hari (BOEPD) atau 99,2 persen dari target yang ditetapkan. 

Untuk mencapai target 100 persen, SKK Migas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pencapaian Produksi dan Lifting Tahun 2021, Selasa, 6 April 2021.

BACA JUGA: SKK Migas dan KKKS Siap Genjot Produksi Migas

“Oleh karena itu melalui FGD diharapkan diperoleh langkah-langkah taktis dan strategis untuk mencapai target lifting 2021,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto saat memberi arahan secara virtual.

Untuk mengejar target produksi dan lifting, urai Dwi, selain mengandalkan kegiatan pemboran yang masif dan agresif,  SKK Migas bersama Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan tengah membahas jalan memberikan sistem fiskal yang menarik bagi pengembangan lapangan-lapangan migas.

Dwi menurutkan pihaknya mengapresiasi dukungan Kementerian Keuangan yang telah berkenan memberikan insentif fiskal guna menjaga keekonomian pengembangan lapangan di Wilayah Kerja (WK) Mahakam dan WK South Natuna Sea Block B.

BACA JUGA: POD Lapangan Kaliberau Disetujui, SKK Migas Kejar Percepatan Produksi

Insentif fiskal menunjukkan komitmen pemerintah menjaga tingkat keekonomian investor. "Kami harapkan komitmen pemerintah ini turut diikuti oleh pelaksanaan komitmen program kerja oleh investor atau KKKS,” ujar Dwi.

Ditambahkan, SKK Migas bersama Kementerian ESDM saat ini terus berdiskusi aktif terkait permohonan insentif dalam upaya meningkatkan keekonomian WK Sanga Sanga dan WK East Kalimantan & Attaka. Juga perpanjangan WK Jabung yang berpotensi penambahan program pemboran sumur pada 2021. (RE)


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button