NEWS
Trending

STT PLN Gelar Wisuda Ke-32

STT PLN Gelar Wisuda Ke-32
Listrik Indonesia | Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN kembali menghasilkan lulusan sumber daya manusia (SDM) yang andal dan profesional, khususnya dalam bidang kelistrikan. STT-PLN, yang beroperasi sejak tahun 1998, melangsungkan wisuda ke-32, bertempat di Sasana Kriya, Ballroom Mandira, TMII, Jakarta, pada Kamis (3/5/2018).

Pada kesempatan ini, STT-PLN meluluskan 145 wisudawan, yang terdiri dari S2 Teknik Elektro (3 orang), S1 Teknik Elektro (45 orang), S1 Teknik Mesin (17 orang), S1 Teknik Sipil (24 orang), S1 Teknik Informatika (45 Orang), D3 Teknik Elektro (4 orang), dan D3 Teknik Mesin (7 orang).

Ketua STT-PLN Supriadi Legino menyatakan, acara wisuda yang diselenggarakan secara rutin ini bukan sekadar upacara atau pesta seremoni. "Tetapi acara yang sakral ini adalah salah satu cara kami untuk bersyukur kepada Tuhan yang telah memberi berkah kepada civitas academica STT-PLN sehingga dapat melahirkan para lulusan yang telah bekerja keras menempuh pendidikan di kampus Duri Kosambi yang kami cintai," jelas Supriadi, disela-sela acara tersebut.

Lanjut dia, lulusan STT-PLN bukan hanya memiliki keahlian dalam teori dan kecerdasan intelektual yang diberikan kelas oleh para dosen yang terpilih. "Anak-anak STT-PLN juga digembleng untuk melatih kecerdasan emisionalnya melalui berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan dan berbagai aktivitas non-kurikuler, seperti seminar, workshop, dan pengabdian nyata pada masyarakat," ujar dia.

Sesuai dengan visi STT-PLN menjadi perguruan tinggi yang modern di bidang energi dan kelistrikan, mandiri, mampu berkompetisi, dan unggul. Menurut Supriadi, STT-PLN mengambil langkah strategi dalam menjalankan amanah Tri Darma Perguruan Tinggi dengan menerapkan model Tripple Helix. "Tripple Helix yang dikenal dengan ABG, yaitu menyelaraskan program akademi (A) dengan kebutuhan bisnis dan industri (B) dalam koridor yang digariskan oleh pemerintah atau government (G)," kata Supriadi.

STT-PLN memiliki tema sentral penelitian Listrik Kerakyatan yang ramah lingkungan, yaitu suatu model pengembangan sistem ketenaga listrikan energi terbarukan dengan memberdayakan masyarakat setempat.

"Salah satu karya unggulan Listrik Kerakyatan adalah program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang saat ini telah diimplementasikan oleh PT Indonesia Power di Kabupaten Klungkung, Bali," tegas dia.

Supriadi mengucapkan selamat bekerja dan memasuki dunia nyata bagi para wisudawan dan wisudawati dan selamat berbahagia bagi para orang tua wisudawan dan wisudawati dengan keberhasilan putra-putrinya. "Semoga para wisudawan dan wisudawati STT-PLN untuk memegang kendali kepemimpinan di berbagai instansi baik di lingkungan PLN, pemerintah dan industri swasta," pungkas Supriadi. (TS)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button