NEWS
Trending

Terangi Desa di Papua, Pemerintah Pacu Penggunaan EBT

Terangi Desa di Papua, Pemerintah Pacu Penggunaan EBT
Listrik Indonesia | Dalam mencapai target 23% bauran energi baru terbarukan (EBT) pada 2025 mendatang, sekaligus meningkatkan rasio elektrifikasi di daerah-daerah yang minim memiliki akses listrik, pemerintah terus berupaya melistriki daerah-daerah tersebut. Salah satunya yakni Desa Enem, Kabupaten Mappi, Papua, pemerintah dalam hal ini PT PLN (Persero) telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Kilo Watt peak (KWp) dengan memanfaatkan energi matahari yang dapat menghasilkan listrik.

Pihaknya membangun PLTS ini untuk melistriki sebanyak 41 pelanggan yang terdapat di desa tersebut, tak hanya di Desa Enem, PLN juga membangun PLTS di 21 desa lainnya.

Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Bisnis Regional Maluku Papua PLN Ahmad Rofik mengungkapkan, PLN terus mengembangkan potensi EBT di daerah-daerah, terutama di Papua, tidak hanya PLTS melainkan seluruh pembangkit EBT lainnya.

Dikatakan olehnya, tidak mudah dalam melistriki desa-desa di wilayah timur Indonesia, minimnya infastruktur jalan menjadi kendala pemerintah dalam mengembangkan sumber energy listrik.

Meski demikian, pembangunan infrastruktur kelistrikan di seluruh pelosok harus tetap terealisasi, guna mewujudkan sila kelima.

“Tidak melistriki di daerah timur Indonesia, namun pembangunan infrastruktur kelistrikan di seluruh pelosok harus terealisasi. Jadi, kami (PLN) berkomitmen untuk membangun pembangkit yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya lokal seperti tenaga surya atau tenaga air,” terangnya, seperti yang dituliskan (27/07).

Adanya infrastruktur kelistrikan yang tersedia untuk masyarakat Desa Enem ini, lanjut Rofik, menjadi bagian penting dalam membangun Papua dan sebagai tanda bahwa listrik sudah dapat dinikmati oleh masyarakat desa-desa di Papua.

Adapun setelah sukses melistriki 197 desa di Papua tahun lalu, hingga Juli 2018 ini, PLN telah melistriki 51 desa di Papua dan akan terus melistriki desa-desa yang belum berlistrik.

“PLN akan terus melistriki desa di Tanah Papua tanpa terkecuali. Sekitar 1.200 desa yang akan dilistriki PLN di Papua dan Papua Barat. Sebanyak 51 desa yang diresmikan saat ini tersebar di Papua dan Papua barat, dimana Papua terdapat 31 desa dan Papua Barat 20 desa,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu mengapresiasi dan mendukung PLN yang melaksanakan Program Papua Terang ini.

“Beberapa waktu lalu, kami sudah berbincang dengan PLN mengenai kebutuhan kelistrikan di Kabupaten Mappi. Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah menerangi Kabupaten Mappi dan semoga hubungan baik antara Pemda dengan PLN dapat terus berjalan dengan baik. Kami akan terus mendukung PLN dalam menerangi Tanah Papua terkhusus Kabupaten Mappi ini,” beber Yohanes. (Rg)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button