Trending

Terapkan Strategi Turnaround, Eltran Optimis Tingkatkan Kinerja

Terapkan Strategi Turnaround, Eltran Optimis Tingkatkan Kinerja
Dok. PT Len Industri

Listrik Indonesia | Tahun 2020 adalah tahun yang cukup sulit dan menantang. Tak mudah bagi setiap sektor bisnis untuk menghadapi dan bertahan di tengah pandemi Covid-19, begitu pula bagi PT Eltran Indonesia (Eltran). Namun, kondisi ini tidak membuat Eltran gentar. Strategi turnaround menjadi langkah perbaikan yang diambil Eltran untuk tingkatkan profitabilitas perusahaan.

 

Sejalan dengan langkah PT Len Industri (Persero) dalam upaya perbaikan kinerja perusahaan dan persiapan holdingisasi BUMN Industri Pertahanan (Indhan), Eltran sebagai anak perusahaan Len Industri turut memetakan langkah strategisnya baik secara internal maupun eksternal. Eltran memulainya dengan membenahi 3 hal mendasar, yaitu; fokus bisnis, struktur organisasi dan peningkatan kompetensi.

 

“Terutama dalam persiapan menjadi holding, kami juga perlu mempersiapkan banyak hal. Prioritas saat ini 3 hal itu. Dari induk, kami juga didorong untuk bisa fokus memeroleh recurring income sesuai dengan core bisnis dan kompetensi Eltran,” terang Dewayana Agung Nugroho, Direktur Utama PT Eltran Indonesia.

 

Beberapa tahun terakhir, fokus bisnis Eltran cenderung tidak menentu. Target pasar Eltran juga semakin sulit dipetakan, sehingga proyek juga semakin sulit didapat. Dari evaluasi tersebut, tahun ini Eltran akan fokus pada bisnis perusahaan di bidang Mechanical Electrical dan Information Technology (IT) and Networking. Dari kedua fokus bisnis tersebut, Eltran mencoba memperluas pasar dengan menetapkan 4 lini bisnis utama, yaitu Mechanical Electrical (ME), Maintenance, Repair and Overhaul (MRO), SCADA System dan Digital Solution.

 

“Kami tidak ingin menjalan bisnis ‘palugada’, sehingga tahun ini kami mulai fokuskan kembali core bisnis dari native skill kami dalam bidang ME dan IT and Networking. Kemudian kami turunkan menjadi 4 lini bisnis. Di bidang ME ini, Kami juga ingin memperkuat positioning kami sebagai penyedia integrated maintenance facility satu-satunya di Indonesia,” jelas Dewa.

 

Portofolio Eltran dalam bisnis total integrated system di bidang Maintenance Facility (MF) memang tidak dapat diragukan. Eltran memiliki pengalaman unggul mulai dari mendesain layout untuk perawatan depo, proses engineering untuk menentukan kebutuhan dari peralatan yang akan digunakan, proses pengadaan barang, proses instalasi dan integrasi, test commissioning, hingga proses training.

 

Tidak hanya Len Industri, dalam upaya perbaikan kinerja perusahaan, Eltran pun turut melakukan perubahan struktur organisasi. Menurut Dewa, tujuan dari perubahan struktur organisasi ini adalah untuk mendukung penerapan fokus bisnis dan optimalisasi sumber daya manusia yang ada. Sebelumnya, struktur organisasi Eltran terdiri dari 3 divisi, yaitu Divisi Engineering, Purna Jual dan Manajemen Proyek. Per tahun ini, 3 divisi tersebut melebur di dalam 1 departemen di bawah koordinasi Departemen Operasi.

 

Lanjut dia, perampingan struktur organisasi ini kami lakukan agar proses bisnis dapat berjalan lebih optimal dan lebih fokus. Ini penting untuk menyukseskan strategi turnaround tadi. Kami juga percaya dengan menempatkan right person in the right place ini menjadi salah satu kunci sukses utama.

 

“Harapannya strategi turnaround ini mampu meningkatkan profitabilitas, efisiensi biaya operasional, produktivitas aset, dan pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu, dengan focusing business, kami ingin semakin memperkuat identitas perusahaan,” pungkas Dewa. (TS)
 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button