NEWS
Trending

Think Tank Dewan Juri IBEA Diskusi Dengan Kepala Staf Kepresidenan

Think Tank Dewan Juri IBEA Diskusi Dengan Kepala Staf Kepresidenan
Audiensi Dewan Juri IBEA dengan KSP Jend (Purn) Moeldoko. Foto: R Akmal/Listrik Indonesia
Listrik Indonesia, Jakarta | Para Pakar Kelistrikan dan Energi yang tergabung dalam Dewan Juri Indonesia Best Electricity Award (IBEA), melakukan diskusi terkait dengan masalah pengelolaan energi dan penyelenggaran awarding dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, SIP, di Kantor KSP, Jakarta (20/11).

Dalam kekempatan ini, hadir Dr.Ir. Tumiran,M.Eng, Dr.Ir. Herman Darnel Ibrahim,M.Sc, Dr. Ir. Milton Pakpahan, MM, CERG, Dr. Ir. Santoso Januwarsono,MBA.MM, Ir. Satya W.Yudha, ME,MSc, Sri Andini,SH, Ir. Juli Satrio, MBA, Ario Subijoko,SE,MM, dan Irwadhi Marzuki selaku Managing Director Listrik Indonesia.

Dalam sambutannya selaku inisiator pertemuan, Sri Andini mengungkapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh KSP kepada Dewan Juri IBEA, sehingga dapat memberikan gambaran tujuan dari penyelenggaan even tahunan yang dilaksanakan oleh Listrik Indonesia ini.

“Dewan juri yang terdiri dari pakar kelistrikan intinya ingin memberikan sumbangsih terbaik bagi industri ketenagalistrikan dengan cara mengawasi dan memberikan penilaian kepada perusahaan pengelola pembangkit listrik dan ekosistem pendukungnya,” ungkap Sri Andini. 

Sementara itu, Ketua Dewan Juri IBEA, Dr.Ir Tumiran,M.Eng dalam kesempatan yang sama menyatakan, IBEA akan lebih mendorong perusahaan di bidang industri ketenagalistrikan nasional berkomitmen untuk menunjukan jati dirinya dan secara berkesinambungan memperkuat struktur industri ketenagalistrikan di Tanah Air.

“Program penghargaan kelistrikan ini memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha terbaik di bidang pembangunan, pengelolaan, dan penyediaan listrik, baik dari sisi pembangkitan, transmisi, maupundistribusi serta sub sektor lain terkait dengan industri ketenagalistrikan,” kata Tumiran.

Masukan lainnya diberikan oleh Dr.Ir. Herman Darnel Ibrahim,M.Sc, mengenai pentingnya menjaga keandalan sistem komunikasi.

Ia menggambarkan bahwa black out yang terjadi pada awal Agustus lalu, menjadi terlambat pemulihannya karena terhambat masalah komunikasi. Pihaknya berharap pemerintah bisa mendorong pengelola telekomunikasi untuk tetap dapat diandalkan dalam situasi apapun.

Ir. Satya W.Yudha menambahkan pentingnya pemerintah mulai menggalakkan pengembangan energi ramah lingkungan untuk mengurani impor BBM yang semakin membebani keuangan negara.

Kepala Staf Presiden Moeldoko memberikan apresiasi terhadap komposisi Dewan Juri yang menurutnya sangat kompeten, kredibel, dan hampir mewakili semua komponen masyarakat. 

Menurut Moeldoko, even IBEA dapat dijadikan sarana untuk memberi motivasi bagi perusahaan energi untuk menjaga lingkungan dengan mulai menggunakan energi baru terbarukan.
Untuk masyarakat peran Majalah Listrik Indonesia diharapkan menjadi sarana edukasi untuk mendorong masyarakat menggunakan peralatan listrik yang baik agar dapat mencegah bahaya kebakaran.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan IBEA untuk kemajuan industri kelistrikan. Masukan yang disampaiakan dewan juri akan dismapiakan kepada pihak terkait agar dapat dieksekusi sebagai kebijakan dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan. Jangan sampai para pengembang listrik energi terbarukan dan investor tidak bergairah karena harga keekonomianya yang tidak layak,” pungkas Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan. (DH)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button