NEWS
Trending

Tingkatkan Rasio Elektrifikasi, PLN Genjot Energi Panas Bumi di Sulawesi

Tingkatkan Rasio Elektrifikasi, PLN Genjot Energi Panas Bumi di Sulawesi
Listrik Indonesia, Tomohon | PT PLN (Persero) terus mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT), guna meningkatkan resio elektrifikasi.

Menurut Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara, Machnizon Masri, energi tersebut yakni energi panas bumi untuk meningkatkan kebutuhan energi listrik di Sulawesi dan Nusa Tenggara.

Hal tersebut disampaikan Machnizon saat mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan saat meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) unit 5 dan 6, di Tomohon, Sulawesi Utara.

Rasio elektrifikasi di Sultra saat ini mencapai 90,15%, atau meningkat sekitar 3,58% dari tahun lalu. Peningkatan tersebut, lanjutnya, karena beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Gaa (PLTG) Gorontalo pada September 2016 dan PLTP uni 5 di Lahendong tahun ini.

“PLN akan terus berupaya mengembangkan dan menyalurkan energi listrik dari panas bumi, serta energi baru terbarukan lainnya,” ujar Machnizon saat menemani Menteri ESDM melakukan tinjauan ke PLTP unit 5 dan 6, di Tomohon, Sulawesi Utara, Sabtu (26/11).

Ia menjelaskan, Berkat adanya tambahan suplai listrik sebesar 100 MW dari PLTG Gorontalo. "Sistem kelistrikan di Sultra dan Gorontalo mengalami peningkatan surplus hingga 70,9 Megawatt (MW) dengan kemampuan daya pasokan 414,8 MW dan beban puncak mencapai 343,9 MW," tambahnya.

Ia menuturkan, tambahan pasokan listrik dari PLTP Lahendong unit 5 dan 6 ini, nantinya akan memperkuat sistem kelistrikan di Sultra dan Gorontalo. "PLTP Lahendong telah memiliki 5 unit PLTP yang sudah beroperasi dengan kapasitas masing-masing 20 MW. Unit 1 samapi 4 dioperasikan oleh PLN sementara unit 5 dengan skema Independent Power Producer (IPP) diperasikan oleh PT Pertamina Geothermal Energi (PGE).

Melalui PLTP yang dikelolanya, lanjut Machnizon, mampu menekan tarif listrik dari panas bumi yang saat ini masih di atas Tarif Dasar Listrik yang ditentukan pemerintah.

Sementara penyaluran energi listrik dari PLTP ini, merupakan bukti keseriusan PLN dalam mengembangkan dan memanfaatkan EBT yang ditargetkan mencapai 23% dari total bauran energi pada tahun 2025.

Sekadar informasi, PLTP di Sulawesi, jika seluruhnya telah beroperasi akan memiliki kapasitas sebesar 120 MW, terdiri dari unit 1 sampai 6 yang masing-masing berkapasitas 20 MW.  (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button