Renewable Energy ENERGY PRIMER NEWS
Trending

Transisi Energi Bikin Pertamina Banting Setir

Transisi Energi Bikin Pertamina Banting Setir
PT Pertamina (Persero) terus mencari sumber-sumber cadangan energi baru.

Listrik Indonesia | Transisi energi membuat PT Pertamina (Persero) terus mencari sumber-sumber cadangan energi baru. Terlebih, berbagai negara mulai beralih mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) sebagai alternatif sumber energi yang dianggap lebih ramah lingkungan.

" Mudah-mudahan dalam waktu beberapa tahun mendatang kita bisa mendapatkan cadangan energi baru," ujar Senior Vice President Corporate Strategic Growth Pertamina Daniel S Purba, dalam webinar, Rabu (21/10).

Dalam hal ini, pihaknya akan memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan sumber energi baru. Menggunakan teknologi yang ada Pertamina akan membangun industri yang bisa memproses kelapa sawit menjadi bahan bakar minyak.

"Saat ini biodiesel ini sudah dimanfaatkan, ke depan teknologi yang tersedia ini juga bisa dipelajari dan akan dibangun semacam green evantery atau proses CPO yang jadi bahan bakar minyak," kata Daniel.

Langkah ini diambil Pertamina untuk mencegah terjadinya perubahan iklim yang berdampak pada semua aspek kehidupan manusia. Namun disisi lain, kebutuhan akan energi nasional nyatanya terus meningkat.

"Memang Pertamina sudah mengantisipasi situasi yang ada karena selama ini Pertamina yang selalu berupaya menyediakan energi BBM dan LPG kepada masyarakat," tuturnya.

Akibatnya mau tidak mau Pertamina mengimpor kebutuhan energi yang kurang tersebut dari luar negeri. Maka, untuk mengurangi ketergantungan tersebut, pihaknya akan memaksimalkan sumber daya yang ada.

Di antaranya dengan memaksimalkan solar sawit dan pengelolaan batu bara. Hilirisasi batu bara yang akan menghasilkan dimetil eter (DME) dan metanol ini juga sudah menjadi rencana Pertamina.

"Ini juga sudah masuk rencana Pertamina untuk memproduksi DME dan metanol untuk campuran bahan bakar minyak," ucapnya. (pin)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button