Power Plant MEGA PROJECT NEWS
Trending

Waduh, 17 Proyek Pembangkit Bakal Molor Nih

Waduh, 17 Proyek Pembangkit Bakal Molor Nih
Sebanyak 17 proyek pembangunan pembangkit listrik yang akan molor beroperasi komersial

Listrik Indonesia | Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu mengungkapkan, sedikitnya ada 17 proyek pembangunan pembangkit listrik yang akan molor beroperasi komersial karena pandemi Covid-19. Pembangkit yang akan molor ini memiliki total kapasitas hingga 10.239 Megawatt (MW).

"Ada 15 PLTU, 1 PLTGU dan 1 PLTA. Pembangkit listrik tersebut dilaporkan terdampak keterlambatan pengiriman material dan tenaga kerja akibat status darurat virus covid-19 per 30 April 2020," ujar Jisman, di Jakarta, Minggu (11/10).

Dari 17 proyek ini, lanjutnya, ada 7 proyek berkapasitas total 6.510 MW yang terdampak signifikan. Yakni, bisa menyebabkan kenaikan  biaya pokok penyediaan atau BPP, serta penurunan keandalan di wilayah pembangkit tersebut dibangun.

"Ketujuh proyek itu meliputi, 5 proyek PLTU berkapasitas total 4.800 MW. Di Sumatra, ada PLTU di Meulaboh berkapasitas 400 MW dan PLTU Sumsel-8 sebesar 1.200 MW. Lalu, PLTU Kalimantan Barat 1 berkapasitas 200 MW," katanya.

Selain itu, proyek pembangkit yang terdampak pandemi Covid-19 adalah PLTU Jawa-1 dengan kapasitas 1.000 MW, PLTU Jawa-4 sebesar 2.000 MW, PLTGU Jawa-1 berkapasitas total 1.600 MW dan PLTA Jatigede 110 MW.

Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2019-2028, total kapasitas tambahan pembangkit listrik yang akan dibangun hingga 2028 ada sekitar 56 Gigawatt (GW). Jisman menyebutkan, PLTU batubara masih akan dikembangkan dalam lima tahun ke depan, yang kemudian baru akan berkurang secara bertahap.

“Untuk Pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) akan dikembangkan relatif konstan setelah tahun 2019. Sedangkan Pembangkit listrik EBT akan dikembangkan relatif konstan hingga tahun 2024 dan kemudian akan meningkat secara signifikan pada tahun 2025,” jelasnya. (pin)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button