PGEO Menang Seleksi PSPE Panas Bumi Cubadak Panti

Sabtu, 24 Januari 2026 | 18:20:00 WIB
Ilustrasi PLTP PGE

Listrik Indonesia | PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) ditetapkan sebagai calon pelaksana Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) untuk wilayah panas bumi Cubadak Panti. Penetapan ini dilakukan setelah PGEO meraih nilai tertinggi dalam proses seleksi yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Dalam proses penilaian, PGEO menempati peringkat pertama dengan skor 87,01. Setelah pengumuman tersebut, perusahaan akan melanjutkan tahapan administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari pemerintah. 

Wilayah panas bumi Cubadak Panti berada di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatera Barat, dengan luas mencapai sekitar 29.897 hektare. Berdasarkan data awal, area ini diperkirakan memiliki potensi cadangan panas bumi hingga 77 megawatt listrik (MWe). 

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGEO, Edwil Suzandi, mengatakan penugasan ini menjadi peluang strategis bagi perusahaan untuk menambah cadangan sumber daya panas bumi di luar wilayah kerja eksisting yang saat ini mencapai 3 gigawatt. 

“Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mempercepat transisi energi, menurunkan emisi karbon, serta memperbesar kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi nasional,” ujar Edwil. 

Penetapan PGEO sebagai calon pelaksana PSPE dilakukan mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2017 tentang tata cara penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi panas bumi. Proses seleksi juga mengikuti ketentuan yang tertuang dalam Dokumen Pemilihan PSPE Panas Bumi. 

Sebagai salah satu pelopor pengembangan panas bumi di Indonesia, PGEO telah berkiprah lebih dari empat dekade di sektor ini. Saat ini, perusahaan mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 megawatt (MW) dari enam wilayah operasi yang dikelola secara mandiri. 

Selain itu, PGEO juga tengah menggarap sejumlah proyek strategis, di antaranya pengembangan PLTP Hululais Unit 1 dan 2 dengan kapasitas total 110 MW, serta proyek co-generation yang ditargetkan menambah kapasitas hingga 230 MW.

Tags

Terkini