Current Date: Minggu, 15 Februari 2026

Langkah Nyata PLN EPI Transformasi Energi

Langkah Nyata PLN EPI Transformasi Energi
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan.

Listrik Indonesia | PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus menegaskan perannya sebagai pelopor transformasi energi nasional. Dengan mengedepankan efisiensi dan inovasi, perusahaan ini berhasil mengoptimalkan pasokan energi primer yang berkelanjutan bagi seluruh pembangkit listrik dalam PLN Group.

Salah satu keberhasilan besar PLN EPI adalah melalui proyek gasifikasi yang mampu menghemat biaya bahan bakar hingga Rp 5 triliun per tahun. Proyek ini juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sebesar 1,45 juta ton per tahun.

Melalui program gasifikasi, PLN EPI menggantikan bahan bakar minyak (BBM) dengan gas alam cair (LNG) yang memiliki tingkat emisi lebih rendah. Proyek ini diterapkan di beberapa wilayah strategis seperti Nias, Sulawesi-Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. 

Infrastruktur gasifikasi yang tengah dikembangkan di 22 titik strategis diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Selain itu, Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan juga mengungkapkan bahwa perusahaannya juga memanfaatkan biomassa sebagai salah satu solusi pengurangan emisi. Hingga kini, sebanyak 2 juta ton biomassa digunakan untuk mendukung operasional PLTU dengan target pengurangan emisi hingga 2,2 juta ton CO2 ekuivalen per tahun. 

Pada 2030, PLN EPI menargetkan penggunaan biomassa mencapai 10 juta ton, menyumbang 10% dari total energi yang digunakan di PLTU.

Di berbagai daerah seperti Yogyakarta, Gunung Kidul, Tasikmalaya, dan Cilacap, PLN EPI melibatkan lebih dari 250 ribu tenaga kerja dalam program Integrated Farming System. 

Program ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja tetapi juga membangun ekonomi sirkular melalui pemanfaatan material seperti serbuk gergaji yang sebelumnya dianggap limbah.

“Program biomassa yang digagas oleh PLN EPI juga berperan penting dalam ekonomi sirkular,” tambahnya.

Namun, perjalanan PLN EPI tidak sepenuhnya mulus. Tantangan seperti biaya transportasi yang tinggi akibat lokasi produksi biomassa yang jauh dari PLTU menjadi kendala utama. 

Untuk mengatasinya, PLN EPI bermitra dengan kelompok tani dan perusahaan kecil guna memastikan pasokan biomassa tetap lancar dan efisien.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#PLN

Index

Berita Lainnya

Index