Dirjen EBTKE Ungkap Investasi EBT Melonjak Berkat Hal Ini

Dirjen EBTKE Ungkap Investasi EBT Melonjak Berkat Hal Ini
Dirjen EBKTE, Eniya Listiyani Dewi.

Listrik Indonesia | Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi mencatat lonjakan dalam investasi energi baru terbarukan (EBT) sepanjang tahun 2024. Hal tersebut ia ungkapkan dalam acara Apresiasi Kinerja Stakeholder EBTKE, di Ballroom Hotel Mulia, Selasa (17/12/2024).

Salah satu pendorong utama pertumbuhan ini adalah regulasi baru yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM No. 11/2024, yang mengatur Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam proyek infrastruktur kelistrikan.

"Kami laporkan Pak Wamen Permen ESDM yang dikeluarkan pada sekitar bulan April akhir waktu itu Permen 11 tahun 2024. Ini mendobrak Pak dalam beberapa minggu ini mendobrak proyek PLTP dan PLTS, alhamdulillah sudah berkontrak dengan adanya debottlenecking dari Permen 11 tahun 2024," ungkapnya.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, total investasi yang berhasil dicapai pada proyek PLTP dan PLTS sepanjang 2024 mencapai US$ 609 juta, setara dengan Rp 9,81 triliun (asumsi kurs Rp 16.137/US$).

Secara keseluruhan, realisasi investasi di sektor EBT sepanjang tahun ini telah menyentuh US$ 1,49 miliar, atau setara dengan Rp 24,04 triliun.

"Investasi mencapai US$ 609 juta. Terima kasih kepada semua industri yang bergerak di sini, di sektor pembangkit listrik tenaga panas bumi dan PLTS," katanya.

Eniya berharap bahwa kehadiran regulasi TKDN dapat terus mendorong arus investasi masuk di sektor energi hijau. 

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi pemicu kita selanjutnya," pungkasnya.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#energi

Index

Berita Lainnya

Index