Listrik Indonesia | Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyerukan kepada masyarakat agar tidak terpancing informasi menyesatkan terkait dinamika hukum yang melibatkan Pertamina. Dalam keteranganya, Sabtu (1/3), FSPPB menegaskan pentingnya menjaga rasionalitas dan tidak mengorbankan reputasi Pertamina sebagai institusi strategis penyangga ketahanan energi nasional.
Langkah Antisipasi Provokasi dan Penguatan Integritas
Presiden FSPPB, Arie Gumilar, menyatakan bahwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah merupakan bentuk pengkhianatan terhadap dedikasi ribuan pekerja Pertamina yang selama ini menjunjung integritas dan profesionalitas. “Kami mendesak proses hukum berjalan transparan, adil, dan akuntabel. Masyarakat diharapkan memberikan dukungan moral agar Pertamina tetap stabil di tengah tantangan ini,” tegas Arie.
FSPPB juga menyayangkan maraknya narasi tidak berdasar yang menggoyang kepercayaan publik terhadap Pertamina. Padahal, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina konsisten menjamin distribusi energi hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sekaligus menjadi penyumbang dividen signifikan bagi APBN.
Arie menekankan, seluruh produk Bahan Bakar Minyak (BBM) yang didistribusikan Pertamina telah memenuhi standar spesifikasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Kami bekerja di bawah pengawasan ketat Lemigas, BPH Migas, dan SKK Migas. Kualitas energi yang disalurkan ke masyarakat tidak perlu diragukan,” ujarnya.
FSPPB turut mengapresiasi peran aktif pemerintah melalui pengawasan multi-layer untuk memastikan operasional Pertamina sesuai regulasi dan berorientasi pada kepentingan nasional.
Seruan Khusus Jelang Ramadan dan Idul Fitri
Menjelang Ramadan 2025, Arie mengimbau seluruh karyawan Pertamina Group tetap fokus menjalankan tugas guna menjamin pasokan energi lancar selama momen strategis tersebut. “Mari kita hindari distraksi dari isu tidak jelas. Prioritas utama adalah menjaga operasional demi kedaulatan energi bangsa,” pesannya.
FSPPB juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh konten provokatif, melainkan bersinergi mendukung Pertamina sebagai tulang punggung ketahanan energi Indonesia.
Ada Upaya Penggoyangan? Serikat Pekerja Pertamina Beri Peringatan Serius!
Serikat Pekerja Pertamina Gelar Konpers
