Listrik Indonesia | Indonesia Fuel Cell and Hydrogen Energy (IFHE) secara resmi meluncurkan Kick Off Road to Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 melalui kegiatan Funwalk dan Pawai Hidrogen di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta. Acara yang berlangsung pada momen Car Free Day (CFD) ini menjadi bagian dari peringatan Hydrogen Day 2025, yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat, industri, dan lembaga riset.
Kick off GHES 2026 dibuka langsung oleh Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM. Dalam sambutannya, Eniya menegaskan pentingnya Hydrogen Day sebagai momentum untuk memperkenalkan hidrogen sebagai sumber energi bersih masa depan.
“Peringatan Hydrogen Day 2025 diwujudkan melalui kegiatan Funwalk dan Pawai Hidrogen bertema ‘Langkah Ringan, Dunia Lebih Bersih’. Ini menjadi simbol langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran publik, industri, dan pemerintah terhadap potensi hidrogen dalam mendukung transisi energi menuju net zero emission. Kami berterima kasih kepada PLN, BRIN, dan PIMTI atas dukungan mereka,” ujar Eniya.
GHES 2026 sendiri akan digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 21–23 Juli 2026. Acara ini direncanakan menjadi pameran dan konferensi internasional yang menghadirkan inovasi, kolaborasi, dan peluang investasi di sektor hidrogen dan teknologi turunannya.
Selain menjadi ajang kampanye edukatif, Hydrogen Day juga memperkuat komitmen kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku industri, peneliti, dan masyarakat untuk mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen di Indonesia.
Secara simbolis, Hydrogen Day diperingati setiap 8 Oktober (10.08), merujuk pada berat molekul hidrogen (1.008). Tahun ini, perayaan tersebut menjadi momen penting bagi IFHE untuk menegaskan komitmennya dalam mendorong pemanfaatan energi hijau dan berkelanjutan.
“Melalui semangat ‘Happy Hydrogen Day 2026’, GHES 2026 berkomitmen memperkuat posisi Indonesia sebagai bagian dari gerakan global menuju energi rendah karbon dan masa depan yang lebih bersih,” tambah perwakilan IFHE.
Dengan dukungan Kementerian ESDM, PLN, BRIN, dan PIMTI, GHES 2026 diharapkan menjadi platform strategis dalam membangun ekosistem hidrogen yang kuat di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. (*)
