Penerapan Smart Factory, Kemenperin Gaet Korea Selatan

Penerapan Smart Factory, Kemenperin Gaet Korea Selatan
Ilustrasi Smart Factory

Listrik Indonesia | Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong transformasi digital di sektor manufaktur melalui percepatan penerapan konsep industri 4.0. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta daya saing industri nasional di kancah internasional. Untuk mewujudkannya, diperlukan sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat nasional maupun global. 

"Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan sangat penting agar Indonesia dapat bersaing secara global di era digital ini," ujar Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Andi Rizaldi, dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (28/1). 

Andi menambahkan bahwa kerja sama ekonomi, terutama dalam bidang perdagangan, akan terus menciptakan peluang baru dan memperkuat hubungan dagang antara Indonesia dan negara mitra. 

Kolaborasi dengan Korea Selatan untuk Transformasi Digital 

Direktur Akses Industri Internasional (AII) Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII), Dewi Muliana, menjelaskan bahwa kerja sama bilateral dengan berbagai negara, termasuk Korea Selatan, merupakan bagian dari upaya Direktorat AII dalam mengoordinasikan implementasi kerja sama teknis di sektor industri. 

"Tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan daya saing industri, mendorong ekspor, menarik investasi dalam negeri, dan memperkuat peran Indonesia dalam rantai suplai global," jelas Dewi. 

Salah satu proyek yang dijajaki adalah proposal bertajuk The Digitalization of The Manufacturing Industry in Indonesia. Melalui proyek ini, kedua negara akan menyusun panduan implementasi smart factory di sektor manufaktur Indonesia. "Kami berharap inisiatif ini dapat mempercepat digitalisasi industri manufaktur, meningkatkan efisiensi, dan mendongkrak produktivitas secara signifikan," tambah Dewi. 

Kerja sama semacam ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia untuk menghadapi tantangan era digital dan menjadikan sektor manufakturnya lebih kompetitif di tingkat global.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#Industri

Index

Berita Lainnya

Index