Listrik Indonesia | PT PLN Electricity Services (PLN ES) menetapkan arah strategi dan target kinerja perusahaan untuk tahun 2026 melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun Buku 2026. Penetapan tersebut dilakukan dengan mengusung tema “Fixing Fundamental, Delivering Excellence through One Stop Electricity Services” sebagai kerangka utama pengembangan bisnis perusahaan.
Direktur Utama PLN Electricity Services, Susiana Mutia menyampaikan bahwa RKAP 2026 disusun sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi internal perusahaan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Menurutnya, arah strategi tersebut dirancang untuk meningkatkan keandalan operasional dan kualitas layanan yang terintegrasi.
“RKAP 2026 kami susun sebagai langkah strategis untuk memperkuat fundamental keandalan perusahaan, meningkatkan operasional, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui layanan one stop electricity services. Dengan arah strategi yang jelas, disiplin eksekusi, dan tata kelola perusahaan yang kuat, kami optimistis PLN Electricity Services mampu tumbuh sehat, berdaya saing, dan memberikan nilai optimal bagi pemegang saham,” ujar Susiana, dikutip pada Sabtu (31/01/2026).
Penetapan RKAP ini menegaskan komitmen PLN ES untuk memperkuat fondasi perusahaan, baik dari sisi tata kelola, operasional, maupun kapabilitas sumber daya manusia, sekaligus menghadirkan layanan yang berkelanjutan bagi pelanggan serta mendukung kebutuhan PLN Group secara keseluruhan.
Pada tahun 2026, PLN Electricity Services menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Target tersebut ditopang oleh penguatan portofolio layanan bisnis, khususnya pada segmen Commercial & Industrial Electrical Services, E-Mobility, serta Workforce Management. Perusahaan juga meningkatkan fokus investasi pada pengembangan layanan managed services sebagai salah satu penggerak pertumbuhan.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, PLN ES menetapkan tiga strategi utama pada 2026. Strategi pertama adalah penguatan fundamental perusahaan melalui peningkatan budaya keselamatan kerja, pengembangan kapabilitas sumber daya manusia, serta standarisasi dan digitalisasi proses bisnis.
Strategi kedua difokuskan pada penguatan operational excellence guna memastikan keandalan dan efisiensi layanan bisnis captive. Langkah ini sejalan dengan mandat perusahaan dalam mendukung pengamanan bisnis inti PLN melalui layanan yang andal dan berkelanjutan.
Sementara itu, strategi ketiga diarahkan pada ekspansi bisnis non-captive melalui penerapan Key Account Management. Pendekatan ini ditujukan untuk menghadirkan solusi layanan yang lebih komprehensif dan memiliki nilai tambah bagi pelanggan, seiring dengan upaya perusahaan memperluas basis bisnis dan meningkatkan daya saing di sektor jasa kelistrikan.

