Ramadan–Idul Fitri, PLN UID Jakarta Raya Pastikan Listrik Andal

Ramadan–Idul Fitri, PLN UID Jakarta Raya Pastikan Listrik Andal
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin,

Listrik Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan pasokan listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam kondisi aman selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN UID Jaya diproyeksikan memiliki cadangan daya yang memadai untuk menopang aktivitas masyarakat sepanjang periode tersebut. 

Dari sisi sistem kelistrikan, daya mampu pasok selama bulan Ramadan mencapai 10.997 megawatt (MW). Sementara itu, beban puncak diperkirakan berada pada angka 5.545 MW atau meningkat sekitar 5,86 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Dengan kondisi tersebut, sistem kelistrikan Jakarta masih memiliki cadangan daya sekitar 5,43 gigawatt (GW). 

Keandalan pasokan listrik ini ditopang oleh kekuatan infrastruktur kelistrikan yang terdiri dari tujuh subsistem, 76 gardu induk, serta jaringan transmisi bertegangan 150 hingga 500 kilovolt (kV). 

Pada saat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, beban puncak listrik di wilayah Jakarta diproyeksikan mencapai 3.886 MW. Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 1,3 persen dibandingkan dengan beban puncak pada Idul Fitri tahun sebelumnya. 

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa secara umum pasokan listrik di wilayah Jakarta masih dalam kondisi surplus. 

“Pasokan listrik untuk PLN Jakarta Raya masih dalam kondisi surplus. Insyaallah kami tetap fokus mengawal masyarakat yang melakukan mudik Lebaran dan juga saat Idul Fitri,” ujar Andy dalam keterangannya. Jumat, (13/3/2026). 

Andy menegaskan, PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan berbagai aktivitas selama Ramadan hingga Idul Fitri dengan nyaman. 

Menurutnya, PLN telah menyiagakan personel, peralatan, serta posko siaga guna memastikan sistem kelistrikan tetap andal, terutama di lokasi-lokasi ibadah dan pusat kegiatan masyarakat. 

“Kami menyiagakan personel, peralatan, serta posko siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, khususnya pada lokasi-lokasi ibadah dan pusat kegiatan masyarakat,” kata Andy. 

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PLN UID Jakarta Raya juga memastikan keandalan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di 519 masjid yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman saat Hari Raya. 

Dari total lokasi tersebut, dua titik utama yang menjadi fokus pemantauan adalah Masjid Istiqlal dan Istana Kepresidenan. Selain itu, PLN juga melakukan pengawasan khusus di sejumlah kawasan strategis yang diperkirakan akan menjadi pusat keramaian masyarakat saat libur Lebaran. 

Beberapa kawasan yang masuk dalam pemantauan tersebut antara lain kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia (HI), Pantai Festival Ancol, Kawasan Kota Tua, serta Taman Mini Indonesia Indah (TMII). 

Di sisi lain, PLN UID Jakarta Raya juga menyiapkan dukungan infrastruktur bagi pengguna kendaraan listrik selama periode mudik dan libur Lebaran. Tercatat sebanyak 673 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah tersedia dan tersebar di 375 lokasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

Dengan kesiapan sistem kelistrikan dan dukungan infrastruktur tersebut, PLN optimistis pasokan listrik selama Ramadan hingga Idul Fitri tahun ini dapat terjaga dengan baik serta mampu mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat di wilayah ibu kota.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#PLN Disjaya

Index

Berita Lainnya

Index