SKK Migas–PHM Ubah Sampah Jadi Energi Rumah Tangga

SKK Migas–PHM Ubah Sampah Jadi Energi Rumah Tangga
SKK Migas dan PHM Bikin Biomassa Ganti LPG

Listrik Indonesia | SKK Migas dan Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menegaskan komitmennya terhadap transisi energi dengan mengembangkan program lingkungan berbasis energi terbarukan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa di tengah upaya menjaga produksi migas nasional, inovasi energi bersih juga menjadi prioritas utama.

Biomassa Jadi Pengganti LPG untuk Ratusan Rumah Tangga

Inisiatif energi yang paling menonjol adalah program Wasteco (Waste to Energy for Community). Program ini mengolah gas metana dari sampah organik di TPA Manggar Balikpapan dan mengubahnya menjadi sumber energi alternatif berbasis biomassa. Energi hasil pengolahan tersebut kemudian disalurkan menjadi bahan bakar rumah tangga, menggantikan LPG.

Hingga saat ini, hampir 400 rumah tangga di sekitar TPA Manggar telah beralih ke energi biomassa ini. Selain mengurangi ketergantungan pada LPG, program tersebut ikut menekan potensi emisi gas rumah kaca dari timbunan sampah.

Program Wasteco mendapat perhatian nasional. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pernah meninjau langsung lokasi dan memberikan apresiasi atas keberhasilan model energi terbarukan berbasis komunitas ini.

Konservasi Energi Berkelanjutan di Wilayah Mahakam

Selain Wasteco, PHM dan SKK Migas juga terus mengembangkan program lingkungan lainnya, termasuk konservasi Pesut Mahakam yang terintegrasi dengan desa wisata. Meski berfokus pada pelestarian alam, program ini turut memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan.

Djoko Siswanto menegaskan bahwa upaya transformasi energi melalui pemanfaatan biomassa adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#SKK MIgas

Index

Berita Lainnya

Index