Listrik Indonesia | Keandalan pasokan listrik menjadi perhatian utama PT PLN (Persero), terutama pada periode dengan kebutuhan energi yang meningkat seperti saat Idulfitri. Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) menegaskan bahwa berbagai langkah strategis terus dilakukan agar layanan listrik tetap stabil, bahkan ketika proses perbaikan infrastruktur berlangsung.
Salah satu strategi penting tersebut adalah pemanfaatan teknologi Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Metode ini memungkinkan petugas melakukan pemeliharaan dan perbaikan jaringan tanpa harus memutus aliran listrik. Prosesnya membutuhkan kompetensi khusus, peralatan berstandar tinggi, dan penerapan keselamatan kerja yang ketat, sehingga kegiatan pemeliharaan tetap aman meski jaringan tetap aktif.
Baru-baru ini, melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bandung, PLN melakukan penanganan anomali titik panas (hotspot) pada infrastruktur transmisi Bay New Rancakasumba 1. Hotspot merupakan kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan serius apabila tidak tertangani. Dengan dukungan PDKB, perbaikan dapat dilaksanakan secara cepat tanpa memengaruhi pasokan listrik pelanggan.
General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady, menegaskan komitmen PLN dalam menjaga keandalan selama Ramadan hingga Idulfitri. Ia menyampaikan bahwa tugas PLN tidak hanya memastikan energi sampai ke pelanggan, tetapi juga menjaga kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah maupun berkumpul bersama keluarga.
“Kami memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi optimal sehingga masyarakat dapat beraktivitas tanpa khawatir adanya gangguan,” ujar Handy, Kamis (16/4/2026).
Sementara itu, Manager UPT Bandung, Rudi Wahono, menjelaskan bahwa penanganan hotspot ini merupakan bagian dari pendekatan pemeliharaan berbasis kondisi atau Condition Based Maintenance. Tim PDKB menerapkan prosedur teknis secara presisi, sekaligus memastikan seluruh proses mengikuti standar keselamatan kerja yang berlaku.
Teknologi PDKB menjadi cerminan transformasi PLN dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional. Dengan kesiapan personel sepanjang waktu dan infrastruktur yang terus diperkuat, PLN optimistis dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, sekaligus mengurangi potensi gangguan.
Di tengah meningkatnya ketergantungan pada energi listrik, kehadiran teknologi seperti PDKB menjadi elemen penting. Tidak hanya menjaga kontinuitas pasokan, namun juga memastikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.
