PLTN Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:41:29 WIB
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Agus Puji Prasetyono pada Seminar Nasional Nuclear Festival dengan tema “Go Nuclear: Taking Actions Towards Energy Transition and Prosperity”. (Dok: DEN RI)

Listrik Indonesia | Bangka Belitung, 28 Oktober 2024. Pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia pada tahun 2032. 

PLTN tersebut rencananya akan berkapasitas sekitar 250 MW. Melihat kapasitasnya, jenis PLTN yang akan dibangun adalah Small Modular Reactor. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Agus Puji Prasetyono pada Seminar Nasional Nuclear Festival dengan tema “Go Nuclear: Taking Actions Towards Energy Transition and Prosperity” yang digelar oleh Indonesia Nuclear Youth Society Chapter Bangka Belitung. 

Agus Puji didaulat menjadi salah satu narasumber pada kegiatan tersebut bersama beberapa narasumber lain diantaranya COO Thorcon Indonesia, Bob S Effendi dan Dosen Universitas Bangka Belitung, Aditya Pamungkas. 

Agus Puji dalam paparannya menyampaikan bahwa energi nuklir diharapkan mampu mendorong untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang ditargetkan mencapai 8%. 

“Saat ini kita masih dalam fase lower-middle income trap, untuk bisa keluar dari posisi tersebut menjadi negara maju maka energi akan memainkan peran utamanya”, jelasnya. 

Pada tahun 2032, Indonesia diharapkan memiliki PLTN pertama yang dibangun hingga nantinya mencapai total sebesar 18 GW ditahun 2045. Hingga kini, lokasi pembangunan PLTN Pertama di Indonesia memang belum ditentukan, namun mengerucut di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atau di Provinsi Kalimantan Barat. 

“Mahasiswa dan mahasiswi akan menjadi garda terdepan dalam inovasi teknologi. Artinya rekan-rekan mahasiswa yang ada disini sekarang, nantinya akan sangat berperan penting pada tahun-tahun tersebut”, imbuhnya. 

Dewan Energi Nasional tengah menunggu penetapan PP Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang baru. 

“Dalam PP KEN sudah dijelaskan terkait peran energi nuklir di Indonesia kedepannya”, pungkasnya.

Tags

Terkini

Investasi Hulu Migas Masih Dominan hingga 2050

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:32:54 WIB

Apa Saja Tugas dan Wewenang Dewan Energi Nasional?

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:31:39 WIB

Kilang Balongan Jadi Simpul Distribusi BBM Jawa

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:45:16 WIB

Kendaraan Niaga Jadi Motor Pertumbuhan EV

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:28:10 WIB

Dirjen EBTKE Ungkap Papua Siap Suplai Bahan Baku Bioetanol

Minggu, 01 Februari 2026 | 08:06:31 WIB