Pasokan BBM dan LPG Harus Terjamin Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 11:44:04 WIB
Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya.

Listrik Indonesia | Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya mengungkapkan bahwa pentingnya jaminan pasokan energi nasional menjelang Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Hal tersebut ia ungkapkan dalam agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI bersama jajaran PT Pertamina (Persero), termasuk holding, subholding hulu dan hilir, serta regulator migas di Kabupaten Badung, Bali, dikutip pada Jumat (27/02/2026).

Menurutnya, momentum Ramadan dan Idulfitri selalu diikuti peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, terutama saat arus mudik Lebaran. Oleh karena itu, Komisi XII DPR ingin memastikan kesiapan Pertamina dalam menjamin pasokan dan kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami ingin ada jaminan pasokan yang handal dari Pertamina kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya pada masa Ramadan dan Idulfitri. Pelayanan energi tidak boleh terganggu,” ujar Patijaya.

Ia menegaskan bahwa BBM merupakan komoditas strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran perlu diantisipasi melalui perencanaan distribusi yang matang, termasuk di daerah yang selama ini kerap mengalami defisit pasokan.

Selain BBM, Komisi XII DPR juga memberi perhatian khusus terhadap distribusi LPG 3 kilogram. Ia menilai LPG subsidi tidak hanya berkaitan dengan ketahanan energi nasional, tetapi juga berhubungan langsung dengan ketahanan energi rumah tangga.

“LPG 3 kilo ini sangat sensitif di masyarakat. Kita tidak ingin terjadi kelangkaan yang berdampak langsung kepada keluarga,” katanya.

Patijaya menambahkan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap sektor energi. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memastikan kesiapan menghadapi Ramadan dan Idulfitri, tetapi juga menghimpun berbagai temuan lapangan untuk menjadi bahan pembahasan pada masa persidangan mendatang.

“Ini bagian dari fungsi pengawasan agar pelayanan energi kepada masyarakat agar semakin baik,” tandas Patijaya.

Tags

Terkini