Current Date: Minggu, 15 Februari 2026

Kejar Net Zero Emission 2060, PLTU Ombilin Andalkan Biomassa dan Solar PV

Kejar Net Zero Emission 2060, PLTU Ombilin Andalkan Biomassa dan Solar PV
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ombilin terletak di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Indonesia. Sawahlunto merupakan kota yang terkenal sebagai salah satu penghasil batu bara terbesar di Indonesia.

Listrik Indonesia | Manajer PLN IP UPK Ombilin, Shodiqin mengatakan bahwa dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, PLTU Ombilin akan mengandalkan Co Firing Biomassa di tahun 2023 dan pemasangan Solar PV di tahun 2024. Hal tersebut ia ungkapkan kepada Majalah Listrik Indonesia.

“Dengan implementasi Co Firing Biomass yang mana PLTU Ombilin memiliki boiler pulverized coal sehingga biomass yang bisa diterima unit adalah sawdust,” ungkapnya, dikutip dari Majalah Listrik Indonesia, Edisi 95.

Program ini dianggap sebagai tindakan carbon negative yang berkontribusi dalam mengurangi emisi CO dan CO2E dengan memanfaatkan tanaman produktif untuk menyerap emisi.

“Pada saat tanaman tersebut sudah tidak produktif lagi maka dapat digunakan sebagai bahan bakar. Target Cofiring PLN IP UPK Ombilin pada Semester II tahun 2023 sebesar 959,04 MW dan capaian Co Firing PLTU Ombilin sampai dengan akhir September 2023 sebesar 1.005,38 MW dengan persentase 134% pencapaian di tahun ini,” jelasnya.

Namun, Shodiqin mengakui bahwa penggunaan biomassa memiliki tantangan, terutama dalam konsistensi pasokan dari pihak pemasok, baik dari segi kuantitas maupun kualitas sesuai dengan kontrak. 

“Langkah yang diambil adalah dengan menerapkan klausul kontrak yang ketat dalam hal kuantitas dan kualitas serta menyediakan jasa pemeriksaan kualitas biomass untuk memastikan validitas data,” tuturnya.

saat ini UPK Ombilin mampu menyediakan cadangan listrik sebesar 217 MW atau sekitar 36,16% dari kebutuhan listrik di Sumatera Barat dan dapat mencapai 601 MW pada saat beban puncak.

Shodiqin juga menyoroti proyek pemerintah yang dijalankan oleh PLN IP UPK PLTU Ombilin, yakni rencana pembangunan bahan bakar jumputan padat (BBJP) Plant di TPS Kota Payakumbuh, dengan target penyelesaian pada tahun 2025. Selain itu, dia menegaskan rencana pemasangan Solar PV di tahun 2024 sebagai langkah untuk meningkatkan bauran energi terbarukan di unit.

"Harapan kami, PLN IP UPK Ombilin dapat bersinergi dengan seluruh stakeholder guna pemenuhan kebutuhan konsumen atau masyarakat akan energi listrik di negara yang kita cintai," pungkas Shodiqin.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#PLTU

Index

Berita Lainnya

Index