Langkah Catur ETI Gebrak Sektor Energi Nasional

Langkah Catur ETI Gebrak Sektor Energi Nasional
President Director PT. Enviromate Technology International (ETI), Suriyanto, B.Com, MTM.

Listrik Indonesia | PT. Enviromate Technology International (ETI) didirikan pada tahun 2003 sebagai perusahaan yang awalnya berfokus pada pengelolaan limbah dan sektor minyak serta gas untuk menyediakan teknologi ramah lingkungan. 

Seiring dengan perkembangan energi yang pesat, ETI mengalihkan fokusnya pada pengembangan infrastruktur gas alam, transportasi gas alam, energi terbarukan, dan menjadi produsen listrik independen. 

President Director PT. Enviromate Technology International (ETI), Suriyanto, B.Com, MTM mengungkapkan peran ETI dalam transformasi penggunaan bahan bakar Diesel menjadi bahan bakar gas untuk peaker sangatlah penting.

"Peran Penting PT. Enviromate Technology International membantu perubahan pemakaian bahan bakar Diesel menjadi bahan bakar gas untuk saat peaker. Perubahan peaker dengan menggunakan gas alam dapat membantu penghematan yang besar untuk PLN dari segi penghematan, dari segi perawatan pembangkit dan juga dapat membantu dan program pelestarian lingkungan dengan kandungan gas buang CO2, SO2 dan NO2” ungkapnya dikutip dari Majalah Listrik Indonesia, Edisi 39..

ETI berfokus pada beberapa bidang utama, yaitu pengembangan infrastruktur gas alam (seperti pra pengolahan gas alam, CNG, LNG, dan LPG), transportasi gas alam di darat dan lepas pantai, energi terbarukan (seperti mini hidro, biomassa, biogas, dan pembangkit listrik tenaga surya), serta menjadi produsen tenaga listrik independen (IPP). 

Selain itu, ETI juga menyediakan layanan sewa kompresor termasuk operasi dan perawatan, reformer gas metana, teknik dan pasokan untuk penyimpanan gas (CNG dan LNG), serta transmisi daya.

ETI telah bekerja sama dengan klien besar seperti PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT. Perusahaan Gas Negara (PGN), PT. Pertamina, PT. Indonesia Power, PT. Pertadaya Gas, dan PetroChina International. Beberapa proyek terkemuka yang dijalankan oleh ETI termasuk Pabrik CNG Peaker berkapasitas 15 MMSCFD di Grati, Jawa Timur, serta pengembangan kapal transportasi CNG pertama di dunia untuk PT PLN. Mereka juga membangun CNG Peaker berkapasitas 18 MMSCFD di Tambak Lorok untuk menyalurkan gas ke turbin gas Indonesia Power untuk Perta Daya Gas.

Lebih rinci, Suryanto mengungkapkan, PT ETI memulai bisnisnya di Indonesia semenjak beliau menyelesaikan S2 nya di UNSW- Sydney 22 Tahun lalu. PT. ETI dibangun dengan nama EnviroMate Technology International yang artinya menyiapkan teknologi ramah lingkungan dengan standar kelas dunia. 

Dalam hal mendukung pembangkitan Listrik Indonesia, PT ETI juga berinvestasi dalam IPP. Saat ini melalui anak usahanya, PT ETI membangun PLTG 8MW dan juga PLTMH 2MW. Usaha PT ETI juga meliputi water dan waste water treatment equipment dan hazardous waste management dan juga sole distributor beberapa Peralatan seperti SO and H²S removal, Oily water Catcher, Cholorination system.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#Industri

Index

Berita Lainnya

Index