Listrik Indonesia | Linglong-1, reaktor modular kecil (Small Modular Reactor/SMR) pertama yang dikembangkan secara mandiri oleh China National Nuclear Corporation (CNNC), kini telah memasuki tahap instalasi akhir di fasilitas Hainan Nuclear Power Co. Ltd. (HNPC), yang berlokasi di Provinsi Hainan. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi energi nuklir berskala kecil dan ramah lingkungan di China.
Pada 10 Agustus 2023, instalasi modul inti Linglong-1 sukses diselesaikan di lokasi reaktor. Modul inti ini meliputi komponen vital seperti bejana tekan dan evaporator yang dirakit secara modular di pabrik, kemudian dipindahkan ke lokasi konstruksi. Pendekatan modular ini menandai kemajuan besar dalam miniaturisasi teknologi nuklir sekaligus memperkuat posisi China sebagai pelopor dalam pembangunan SMR modular.
Selanjutnya, pada Februari 2024, pemasangan kubah eksternal dengan bobot mencapai 550 ton juga telah rampung. Tahap ini menandai penyelesaian struktur utama gedung reaktor dan membuka jalan untuk pengerjaan penutupan atap serta pengujian sistem menyeluruh.
Sistem Uji Operasi, Hadirkan Listrik untuk 500 Ribuan Rumah
Linglong-1 menggunakan sistem kontrol digital (Digital Control System/DCS) yang berperan sebagai pusat pengendalian operasi reaktor. Saat ini, sistem tersebut telah mulai dipasang dan diuji untuk menjamin integrasi yang optimal serta otomatisasi tinggi dalam pengoperasian.
Ketika beroperasi penuh, Linglong-1 diperkirakan mampu menghasilkan listrik hingga 1 miliar kilowatt-jam per tahun. Kapasitas ini cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 526.000 rumah tangga. Selain itu, reaktor ini diharapkan dapat menekan emisi karbon dioksida hingga 880.000 ton per tahun, setara dengan manfaat lingkungan dari penanaman sekitar 7,5 juta pohon.
Kontribusi terhadap Energi Bersih dan Target Karbon
Proyek Linglong-1 mendukung inisiatif Hainan sebagai "pulau energi bersih" dan menjadi bagian dari upaya China dalam mencapai puncak emisi karbon serta netralitas karbon. Dengan jadwal operasi komersial yang ditargetkan pada akhir 2025, reaktor ini akan menjadi model bagi pengembangan SMR tidak hanya di China, tapi juga secara global.
Keunggulan Linglong-1 tidak hanya pada pasokan listrik, melainkan juga pada fleksibilitas penggunaannya, termasuk untuk pemanasan kota, pendinginan, produksi uap industri, hingga desalinasi air laut.
Dengan pencapaian ini, China semakin menegaskan posisinya sebagai pelopor inovasi energi nuklir berkelanjutan dan memperkuat komitmen terhadap teknologi ramah lingkungan.
China Tuntaskan Instalasi Reaktor Nuklir Modular Linglong-1, Hasilkan Listrik untuk 526 Ribu Rumah
PLTN SMR Linglong-1 China Ditarget Beroperasi 2025/Dok.Ist