Listrik Indonesia | Pada 29 November 2025 nanti, Billiard Tournament Energy Indonesia Cup bakal dihelat di Pro Biliard Center (PBC), iNews Tower, Jakarta Pusat.
Antusiasme sudah mulai terasa saat berlangsungnya technical meeting pada sore tadi, Rabu (26/11/2025) via zoom.
Turnamen ini diselenggarakan oleh Listrik Indonesia dan Kopetindo dalam rangka Hari Listrik Nasional ke 80 tahun dan diharapkan menjadi wadah kompetisi sekaligus ruang kebersamaan bagi para pelaku sektor energi dan kelistrikan.
Ketua Pelaksana Tournament Billiard Energy Indonesia Cup 2025, Ichsan, mengatakan bahwa seluruh persiapan sudah dilakukan secara matang.
"Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Persiapannya sudah hampir seratus persen, panitia memastikan seluruh aspek teknis dan lapangan siap digunakan. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi event yang dinanti setiap tahunnya," ujar Ichsan.
Ia menjelaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat hubungan antar perusahaan energi dan kelistrikan
"Ini hal baru, untuk momentum mempererat tali silaturrahmi kita," imbuh Ichsan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Majalah Listrik Indonesia, Herman Darnel Ibrahim atau HDI mengatakan bahwa acara ini bisa dipastikan meriah.
"Semoga acara ini berjalan meriah. Tak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperluas networking," kata HDI.
HDI kemudian mengapresiasi langkah tim redaksi Listrik Indonesia bersama Kopetindo dalam menginisiasi perhelatan ini.
"Saya mengapresiasi betul langkah teman-teman (Listrik Indonesia dan Kopetindo) dan berharap, semoga turnamen ini bisa menjadi agenda rutin di lingkungan industri energi dan kelistrikan," tukasnya.
Perlu diketahui, technical meeting tersebut dihadiri oleh perwakilan dari seluruh peserta turnamen biliar yang berasal dari berbagai perusahaan energi dan kelistrikan. Sekitar 60 peserta hadir dalam pertemuan teknis tersebut, sementara jumlah peserta yang terdaftar mencapai 106 orang, dengan rentang usia 20 hingga 75 tahun.
Untuk sistem pertandingan, turnamen ini bakal menggunakan format sistem gugur dan perorangan, dengan aturan permainan race to 3. Panitia berharap kompetisi berlangsung ketat namun tetap seru.

