PLN EPI Percantik Kios UMKM di Pantai Viral Mataram

PLN EPI Percantik Kios UMKM di Pantai Viral Mataram
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada penataan kios agar tampil lebih tertib, nyaman, dan memiliki daya tarik visual yang lebih baik bagi wisatawan.

Listrik Indonesia | PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengambil peran aktif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui penataan kawasan UMKM di destinasi wisata Pantai Viral Bagek Kembar, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Dalam kegiatan yang berlangsung awal Januari 2026 tersebut, PLN EPI menata 43 kios UMKM serta melakukan perbaikan fasilitas pendukung, seperti sarana ibadah dan toilet umum. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik Pantai Viral sebagai tujuan wisata unggulan di Kota Mataram.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan penataan kios difokuskan pada aspek kerapian, kenyamanan, dan tampilan visual agar kawasan wisata lebih tertib dan menarik bagi wisatawan.

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan kawasan Pantai Viral yang lebih bersih, rapi, dan nyaman dikunjungi. Harapannya, jumlah wisatawan meningkat dan manfaat ekonominya bisa dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM pesisir,” ujar Mamit.

Menurutnya, kehadiran PLN EPI tidak hanya sebatas menjalankan peran sebagai penyedia energi primer, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa program TJSL yang dijalankan tidak bersifat seremonial. Penataan kios ini kami rancang sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis pariwisata,” katanya.

Mamit menilai Pantai Viral Bagek Kembar memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi unggulan apabila didukung fasilitas UMKM yang representatif dan tertata dengan baik.

“Ketika wisatawan merasa nyaman, mereka akan tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak. Dampaknya tentu akan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Program penataan kios UMKM Pantai Viral ini merupakan kegiatan perdana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN EPI di Pulau Lombok. Ke depan, PLN EPI berkomitmen untuk membangun kolaborasi berkelanjutan bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami terbuka untuk kerja sama jangka panjang dengan pemerintah daerah. Dukungan regulasi dan sinergi lintas sektor sangat penting agar program ini bisa berkembang dan memberikan dampak yang konsisten,” imbuh Mamit.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, mengapresiasi keterlibatan PLN EPI dalam pengembangan kawasan wisata Pantai Viral Bagek Kembar.

“Keterlibatan PLN EPI ini sangat strategis. Penataan lapak UMKM merupakan solusi konkret untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata, terutama di tengah keterbatasan sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah,” ujar Cahya.

Ia juga menyoroti tantangan abrasi yang masih menjadi persoalan di kawasan pesisir Kota Mataram. Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk penanganan yang lebih terpadu.

“Kami sedang mengupayakan pembangunan pemecah ombak dengan teknologi yang tepat. Penanganan abrasi ini membutuhkan dukungan kebijakan di tingkat nasional agar kawasan wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir dapat terlindungi,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi ini, PLN Energi Primer Indonesia menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 8, SDG 11, dan SDG 17, dengan menghadirkan pembangunan kawasan wisata dan pemberdayaan UMKM yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#PLN EPI

Index

Berita Lainnya

Index