Listrik Bali Bakal Ditopang Terminal LNG

Listrik Bali Bakal Ditopang Terminal LNG
Listrik Bali Ditopang LNG

Listrik Indonesia | Pemerintah Provinsi Bali semakin serius menata masa depan energi bersih di Pulau Dewata. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah pembangunan Terminal Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) yang akan ditempatkan di perairan Denpasar Selatan.

Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan proyek tersebut menjadi bagian penting dari strategi transisi energi sekaligus upaya menjaga keandalan pasokan listrik Bali. Ia menegaskan, rencana pembangunan terminal LNG kini telah memasuki tahap implementasi setelah seluruh aspek regulasi dinyatakan rampung.

Berbeda dari rencana awal, fasilitas FSRU LNG akan dibangun di lepas pantai dengan jarak sekitar 3,5 kilometer dari garis pantai. Penempatan ini dinilai lebih aman dan mampu mengurangi potensi dampak terhadap kawasan pesisir.

“Lokasinya di laut, sekitar tiga setengah kilometer dari darat,” ujar Koster, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan data perencanaan, area proyek mencakup perairan di sekitar Desa Sidakarya dan Desa Sanur Kauh, serta wilayah Kelurahan Serangan, Sesetan, dan Pedungan di Kecamatan Denpasar Selatan. Penyesuaian lokasi ini disebut selaras dengan kebijakan tata ruang dan karakter lingkungan Bali.

Koster menjelaskan, pemanfaatan LNG dipilih karena dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil konvensional. Selain menekan emisi, LNG juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi pembangkit listrik dan mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Bali.

“Ini bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu sumber energi,” katanya.

Ia juga memastikan tidak ada lagi hambatan perizinan dalam pembangunan terminal LNG tersebut. Dengan terpenuhinya aspek regulasi, proyek ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat.

“Regulasinya sudah selesai. Tahun ini mulai berproses,” tegasnya.

Selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Bali konsisten mendorong pengembangan infrastruktur energi yang mendukung kemandirian energi daerah. Kehadiran terminal LNG diharapkan mampu menjawab peningkatan kebutuhan listrik, terutama seiring pertumbuhan sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi lainnya.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen mengawal pembangunan terminal LNG agar tetap memperhatikan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bali.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#Proyek LNG

Index

Berita Lainnya

Index