Listrik Indonesia | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat pada perdagangan hari ini, Senin (9/2/2026), hingga pukul 10.04 WIB. Berdasarkan data Google Finance, IHSG berada di level 7.960,63, naik 23,24 poin atau 0,29 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.935,26.
IHSG dibuka di level 7.970,02 dan sempat bergerak fluktuatif pada awal perdagangan. Indeks mencatatkan level tertinggi harian di 7.983,61 dan level terendah di 7.863,01 sebelum kembali bergerak di zona hijau. Pergerakan positif ini menunjukkan adanya minat beli selektif di tengah dinamika pasar global dan domestik.
Sejalan dengan penguatan indeks utama, kinerja saham-saham sektor energi juga menunjukkan tren positif. Mengacu pada data Investing.com, indeks sektor energi tercatat berada di level 3.797,03, naik 42,34 poin atau 1,13 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Sejumlah saham energi mencatatkan penguatan signifikan sejak awal perdagangan. Saham Pelayaran Nasional tercatat menguat 8,24 persen ke level 197 dengan volume transaksi mencapai sekitar 23,52 juta saham. Saham Buana Lintas Tama juga naik 7,61 persen ke level 396, disertai lonjakan volume hingga 173,33 juta saham.
Penguatan turut terjadi pada saham Rukun Raharja yang naik 7,14 persen ke level 3.750, serta Cakra Buana Resources yang menguat 6,80 persen ke posisi 785. Sementara itu, saham Indo Straits mencatatkan kenaikan 5,22 persen ke level 282.
Saham energi lainnya juga bergerak di zona hijau. Soechi Lines naik 4,00 persen ke level 416, GTS Internasional Tbk menguat 4,62 persen ke posisi 272, dan Wintermar naik 3,92 persen ke level 530. Adapun saham Raharja Energi Cepu tercatat naik 3,37 persen ke level 4.600.
Penguatan juga terlihat pada saham Bumi Resources yang naik 3,54 persen ke level 234 dengan volume transaksi mencapai sekitar 1,88 miliar saham. Sementara itu, Mitrabahtera Segara menguat 2,37 persen ke level 1.725, dan Sumber Energi Andalan naik 2,28 persen ke posisi 2.020.

