Current Date: Selasa, 10 Februari 2026

IHSG Hari Ini Menguat 1,08 Persen, Saham Energi Ikut Naik

IHSG Hari Ini Menguat 1,08 Persen, Saham Energi Ikut Naik
Gambar ilustrasi saham sektor energi.

Listrik Indonesia | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (10/2/2026), hingga pukul 11.28 WIB. Berdasarkan data yang dilaporkan Google Finance, IHSG berada di level 8.118,75 atau naik 86,88 poin setara 1,08 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 8.031,87.

IHSG dibuka di level 8.031,58 dan bergerak di zona hijau sejak awal perdagangan. Indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.135,26, sebelum bergerak fluktuatif namun tetap bertahan di area positif. Sementara itu, level terendah IHSG tercatat di 8.011,13. Penguatan ini mencerminkan sentimen positif pasar pada sesi perdagangan siang.

Sejalan dengan penguatan indeks utama, kinerja saham-saham sektor energi juga menunjukkan tren positif. Mengacu pada data yang dilaporkan Investing.com, indeks sektor energi (IDX Energy) berada di level 3.948,16, menguat 83,63 poin atau 2,16 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sejumlah saham energi mencatatkan penguatan signifikan. Saham Indo Straits terpantau naik 5,93 persen ke level 286, setelah sempat bergerak di rentang 268–310 dengan volume transaksi sekitar 695,3 ribu saham. Saham Apexindo Pratama Duta juga menguat 5,82 persen ke level 200, dengan volume perdagangan mencapai 12,32 juta saham.

Penguatan cukup tinggi juga terjadi pada saham Artha Mahiya Investama yang melonjak 9,90 persen ke level 422, bergerak di kisaran 384–438, dengan volume transaksi sekitar 2,15 juta saham. Sementara itu, saham Alamtri Resources Indonesia tercatat naik 2,82 persen ke level 2.190 dengan volume perdagangan mencapai sekitar 74,06 juta saham.

Saham energi lainnya juga bergerak di zona hijau. AKR Corporindo menguat 2,77 persen ke level 1.300 dengan volume transaksi sekitar 8,47 juta saham, Atlas Resources naik 3,68 persen ke level 282, serta Trans Power Marine menguat 1,69 persen ke posisi 600 dengan volume transaksi mencapai sekitar 7,86 juta saham.

Di sisi lain, beberapa saham energi bergerak terbatas. Saham Golden Energy Mines tercatat melemah 0,67 persen ke level 7.450, sementara Baramulti Suksessarana turun tipis 0,26 persen ke level 3.880. Adapun saham ABM Investama dan SMR Utama tercatat stagnan pada masing-masing level 2.800 dan 50.

 

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#energi

Index

Berita Lainnya

Index