Transisi Energi di Indonesia Diklaim Tak Kekurangan Modal

Transisi Energi di Indonesia Diklaim Tak Kekurangan Modal
PLTB.

Listrik Indonesia | Managing Director Energy Shift Institute, Putra Adhiguna mengungkapkan bahwa pembiayaan bukan merupakan persoalan utama dalam transisi energi di Indonesia. Hal tersebut ia ungkapkan di Energy Corner, dikutip pada Selasa (13/01/2026).

Putra menjelaskan, selama ini pembiayaan kerap disebut sebagai hambatan terbesar dalam pelaksanaan transisi energi nasional. Namun, menurutnya, pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat jika melihat kondisi Indonesia saat ini.

“Nah, berbicara financing, memang banyak sekali pihak yang berbicara financing adalah masalah utama dalam transisi energi. Sebenernya buat Indonesia tidak juga,” ujar Putra.

Ia menuturkan pengalamannya saat berdiskusi dengan salah satu lembaga dana investasi terbesar di dunia. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan adanya kesiapan investor global untuk menyalurkan pendanaan ke Indonesia, sepanjang proyek yang ditawarkan telah siap secara perencanaan dan eksekusi.

“Saya ada anekdot, saya sempat berbicara dengan salah satu investment fund terbesar di dunia, mereka bilang begini, kita siap kok mobilisasi dana berapapun ke Indonesia, kalo project-nya siap,” katanya.

Putra menilai, fokus yang terlalu besar pada isu pembiayaan berpotensi mengalihkan perhatian dari persoalan yang lebih mendasar, yakni kesiapan proyek transisi energi itu sendiri. Menurutnya, perdebatan yang berulang terkait berbagai kendala justru dapat menghambat langkah konkret yang seharusnya segera dilakukan.

“Dan pertanyaan ini selalu bergulir, sehingga kadang-kadang kita jadi distracted, jadi oh ini masalah, ini masalah dan ini masalah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pendekatan paling sederhana untuk mendorong transisi energi adalah dengan memprioritaskan target jangka pendek yang realistis dan terukur. Dengan demikian, proyek dapat segera dijalankan dan menarik minat pembiayaan yang telah tersedia.

“Saya rasa, cara paling sederhana adalah kita mulai dari target jangka pendek,” pungkas Putra.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#Transisi Energi

Index

Berita Lainnya

Index