Listrik Indonesia | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Rabu (28/01/2026). Sejalan dengan pelemahan pasar secara umum, kinerja saham sektor energi yang tercermin dalam indeks IDX Energy juga mencatatkan penurunan tajam pada sesi perdagangan berjalan.
Berdasarkan data perdagangan, IDX Energy tercatat berada di level 4.164,37, melemah 472,21 poin atau 10,18 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Penurunan tersebut terjadi hingga pukul 14.25 WIB.
Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk tercatat mengalami penurunan terdalam dengan koreksi 15,00 persen ke level 98.600, dari posisi tertinggi harian di 101.925, dengan volume transaksi mencapai 2,28 juta saham.
Sementara itu, saham PT Rukun Raharja Tbk juga terkoreksi 15,00 persen dan ditutup di level 4.590, dengan volume perdagangan tercatat 93,79 juta saham, menjadikannya salah satu saham energi dengan aktivitas transaksi tertinggi pada hari tersebut.
Penurunan tajam juga dialami PT Petrosea Tbk yang melemah 14,87 persen ke level 7.300, serta PT Raharja Energi Cepu Tbk yang terkoreksi 14,97 persen dan ditutup di 6.250. Kedua saham tersebut masing-masing mencatatkan volume transaksi 23,16 juta saham dan 27,61 juta saham.
Di sisi lain, saham PT RMK Energy Tbk turun 9,93 persen ke level 6.575, sementara PT Bayan Resources Tbk melemah 6,33 persen dan ditutup di 15.550.
Beberapa saham energi mencatatkan koreksi yang relatif lebih terbatas. PT Indo Tambangraya Megah Tbk turun 1,58 persen ke level 21.850, sedangkan PT Golden Energy Mines Tbk melemah 1,86 persen ke posisi 7.925. Adapun PT Transcoal Pacific Tbk terkoreksi 3,17 persen dan ditutup di 10.700.
Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk juga tercatat melemah 5,66 persen ke level 7.500, dengan volume transaksi mencapai 24,51 juta saham.

