PLN EPI dan Farmindo Multi Dimensi Kolaborasi Kelola Limbah Jadi Energi Bersih

PLN EPI dan Farmindo Multi Dimensi Kolaborasi Kelola Limbah Jadi Energi Bersih
Dirut PLN EPI, Rakhmad Dewanto

Listrik Indonesia | PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), subholding PLN yang bertanggung jawab atas pasokan energi primer nasional, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Farmindo Multi Dimensi. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan pengelolaan limbah menjadi sumber energi baru terbarukan, sebagai bagian dari langkah strategis mendukung target pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060. 

Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menjelaskan bahwa pengembangan biomassa menjadi pilar penting dalam strategi dekarbonisasi PLN Group. Langkah ini tidak hanya mempercepat pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) 2030, tetapi juga berperan dalam mewujudkan emisi nol bersih tahun 2050. 

Rakhmad mengatakan, pemanfaatan biomassa adalah upaya konkret PLN Group dalam mengurangi emisi karbon nasional. Indonesia memiliki potensi bioenergi besar, baik dari limbah pertanian, industri, maupun tanaman energi. Jika dikelola dengan baik, limbah yang tadinya tidak bernilai bisa menjadi sumber energi sekaligus solusi pengurangan emisi. 

Saat ini PLN telah menerapkan teknologi cofiring biomassa di 52 unit PLTU dengan target penggunaan hingga 10 juta ton biomassa pada tahun 2030. Selain itu, PLN juga tengah mengembangkan pembangkit biomassa, pembangkit listrik berbasis sampah, dan biogas dengan kapasitas total hampir 1 gigawatt (GW). 

“Sebagai penyedia energi primer, PLN EPI memastikan seluruh pasokan untuk pembangkit PLN Group terpenuhi. Kami menyuplai sekitar 100 juta ton batubara per tahun dan hampir 1.400 juta kaki kubik gas per hari. Kini kami mulai mengembangkan bioenergi sebagai sumber energi baru yang berkelanjutan,” tambahnya. 

Sementara itu, Direktur Bioenergi PLN EPI, Hokkop Situngkir, menegaskan bahwa kemitraan dengan PT Farmindo Multi Dimensi merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor energi hijau di Indonesia. 

“Kolaborasi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden serta mandat PLN dalam mendukung transisi energi menuju Net Zero Emission. PLN EPI memiliki peran penting dalam pengembangan biomassa, biogas, dan teknologi pengolahan limbah menjadi energi (waste to energy),” jelas Hokkop. 

Hokkop menambahkan, penggantian 10 juta ton batubara dengan biomassa berpotensi menurunkan emisi hingga 10 juta ton karbon ekuivalen—kontribusi signifikan terhadap target iklim nasional. 

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas. Ke depan akan ada tahap due diligence dan pembangunan fasilitas produksi bersama. Ini bukan hanya untuk PLN, tapi juga menjawab tantangan nasional dalam pengelolaan sampah dan pengurangan emisi,” ujarnya. 

Hokkop juga menyoroti kondisi pengelolaan sampah perkotaan yang semakin mendesak. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pertumbuhan timbunan sampah nasional meningkat hingga 80 persen per tahun. Beberapa lokasi seperti Bantar Gebang menampung hingga 8.000 ton sampah per hari, sementara Legonangka mencapai 3.000 ton dan Bali sekitar 2.500 ton per hari. 

Dari pihak mitra, Direktur Utama PT Farmindo Multi Dimensi, Lim Dixon, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis ini. Menurutnya, masalah limbah kini menjadi isu nasional. Dari berbagai daerah yang dikunjungi, hampir semuanya menghadapi persoalan serius terkait sampah. Bahkan di Bali, yang dikenal sebagai Pulau Dewata, persoalan ini sudah mengkhawatirkan. 

Lim menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya bernilai bisnis, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral bagi bangsa. 

“Bila kami dipercaya menjadi mitra PLN EPI, kami akan bekerja maksimal bukan hanya untuk kepentingan korporasi, tapi juga untuk Indonesia. Kami ingin MoU ini segera berlanjut ke tahap implementasi nyata,” tegasnya. 

Kolaborasi antara PLN EPI dan PT Farmindo Multi Dimensi diharapkan menjadi langkah awal pembentukan ekosistem bioenergi dan biomassa nasional yang berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada kelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Melalui sinergi ini, PLN EPI menegaskan komitmennya menghadirkan solusi energi bersih berbasis sumber daya lokal, memperkuat ketahanan energi nasional, serta berkontribusi aktif terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#PLN EPI

Index

Berita Lainnya

Index