Listrik Indonesia | Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali bergerak melemah pada perdagangan Selasa, 20 Januari 2026. Berdasarkan data Google Finance, rupiah berada di level Rp16.967 per dolar AS pada pukul 11.18 WIB.
Pelemahan tersebut melanjutkan tekanan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya. Pada Senin (19/1/2026), rupiah ditutup melemah 0,33% ke level Rp16.935 per dolar AS.
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen domestik dan eksternal. Dari dalam negeri, perhatian pelaku pasar tertuju pada pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang dimulai pada hari ini.
RDG BI dijadwalkan akan mengumumkan hasil kebijakan moneter pada Rabu (21/1/2026). Pasar mencermati arah kebijakan bank sentral, khususnya terkait suku bunga acuan dan langkah stabilisasi nilai tukar di tengah tekanan global.
Selain faktor domestik, dinamika eksternal juga menjadi perhatian pelaku pasar dalam mencermati pergerakan rupiah. Kombinasi faktor tersebut diperkirakan akan memengaruhi volatilitas nilai tukar rupiah hingga pengumuman kebijakan Bank Indonesia.

