Current Date: Minggu, 15 Februari 2026

PLN EPI Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU RI Aman Saat Tahun Baru, Ketahanan Mencapai 26 Hari

PLN EPI Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU RI Aman Saat Tahun Baru, Ketahanan Mencapai 26 Hari
Dok: PLN EPI

Listrik Indonesia | Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara memastikan keandalan pasokan batu bara PLN EPI untuk pembangkit listrik selama liburan Nataru 2024. Keandalan tersebut dapat dipastikan melalui pemenuhan pasokan energi primer Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mencapai rata-rata di atas 26 hari operasi (HOP). Hal tersebut diungkapkan oleh Bapak Firstantara di Jakarta pada Hari Kamis.

"Kondisi stok batu bara secara umum dalam kondisi sangat aman. Sampai saat ini konsumsi pembangkit baik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PLN Group dan Independent Power Producer (IPP) tercukupi," ungkapnya.

Selain stok batu bara yang tercukupi, operasional pembangkit, khususnya PLTU milik PLN, juga dalam kondisi aman, dimana tidak ada pembangkit yang berada dalam kondisi darurat.

Per 24 Desember 2023, kondisi pasokan batubara untuk sejumlah wilayah adalah sebagai berikut:

Stok rata-rata batu bara PLTU PLN untuk wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) sebesar 27,3 HOP tanpa ada PLTU dengan kondisi darurat.

Stok rata-rata batu bara PLTU PLN di Sumatera-Kalimantan (Sumkal) sebesar 26,3 HOP tanpa ada PLTU dengan kondisi darurat.

Stok rata-rata batu bara PLTU PLN di Sulawesi-Maluku-Papua-Nusa Tenggara (Sulmapana) sebesar 33,8 HOP, tanpa ada PLTU dengan kondisi darurat. Sementara itu, stok rata-rata batu bara PLTU IPP sebesar 13,1 HOP.

Kebutuhan batu bara untuk pembangkit PLN sepanjang tahun 2023 direncanakan sebesar 82,9 juta ton, sementara kebutuhan IPP sebesar 78,2 juta ton.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#Batu bara

Index

Berita Lainnya

Index