Current Date: Minggu, 15 Februari 2026

Cina Produksi Etanol dari Batu bara

Cina Produksi Etanol dari Batu bara

Listrik Indonesia | Pabrik di Cina telah mulai menguji produksi etanol dari batu bara, bukan dari tanaman seperti jagung atau tebu. Ini sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada sumber makanan sambil memanfaatkan sumber daya batu bara yang melimpah. Fasilitas dengan kapasitas produksi besar ini, sekitar 600,000 metrik ton per tahun, diklaim sebagai yang terbesar di dunia.

Institut Fisika Kimia Akademi Ilmu Pengetahuan Cina (DICP) menyatakan bahwa rute produksi baru ini penting bagi keamanan pangan dan energi Cina. Teknologi baru yang disebut DMTE memungkinkan produksi etanol dalam skala besar dari batu bara dan gas alam.

Langkah ini diambil untuk menghemat jutaan ton sumber daya makanan yang dapat digunakan sebagai bahan pangan. Pada 30 Desember, Xinhua, agensi berita Cina, melaporkan bahwa teknologi ini sedang diterapkan di Huaibei, Anhui.

Sementara Amerika Serikat dan Brasil menjadi produsen terkemuka etanol, Cina menghadapi kekurangan sekitar 10 juta ton etanol yang menyebabkan ketergantungan pada impor.

Tiongkok, sebagai produsen dan konsumen batu bara terbesar, telah mengalihkan lebih dari 70 GW pembangkit listrik batu bara dalam 10 tahun terakhir namun tetap membangun fasilitas baru. Laporan DICP menyebutkan bahwa 13 fasilitas industri berencana menggunakan teknologi DMTE, dengan kapasitas produksi total mencapai 3,95 juta ton per tahun, termasuk dua fasilitas di luar negeri.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#Batu bara

Index

Berita Lainnya

Index