Apa Bedanya CNG & LPG?

Apa Bedanya CNG & LPG?
GAS LPG.

Listrik Indonesia | Dalam era modern ini, bahan bakar alternatif menjadi solusi penting untuk mengurangi ketergantungan pada BBM konvensional dan menekan emisi gas rumah kaca. Dua jenis bahan bakar gas yang cukup populer adalah CNG (Compressed Natural Gas) dan LPG (Liquefied Petroleum Gas). Meski sama-sama berasal dari gas alam atau produk penyulingan minyak bumi, keduanya memiliki perbedaan mendasar dari segi komposisi, metode penyimpanan, serta aplikasinya.

Apa Itu CNG?

CNG atau Compressed Natural Gas adalah gas alam yang dikompresi pada tekanan tinggi sehingga volumenya berkurang drastis, biasanya mencapai sekitar 1/250 dari volume gas pada keadaan standar. CNG umumnya terdiri dari metana (CH?) dengan kemurnian di atas 95% dan disimpan dalam silinder atau tangki bertekanan tinggi, biasanya mencapai 200 bar atau lebih. Karena harus disimpan dalam kondisi gas dan pada tekanan yang sangat tinggi, tangki CNG biasanya berukuran besar dan memerlukan desain khusus untuk memastikan keamanan dan efisiensi distribusi.

Apa Itu LPG?

LPG, atau Liquefied Petroleum Gas, adalah campuran hidrokarbon—utama propana (C?H?) dan butana (C?H??)—yang disimpan dalam keadaan cair. LPG diperoleh dari proses penyulingan minyak mentah maupun dari kondensasi gas alam. Agar tetap cair pada suhu kamar, LPG harus disimpan dalam tangki bertekanan moderat, jauh lebih rendah dibandingkan tekanan penyimpanan CNG. Karena berbentuk cair, LPG memiliki kepadatan energi yang tinggi dalam volume yang kecil, sehingga memudahkan distribusi dan penyimpanan.

Perbedaan Utama Antara CNG dan LPG

1. Komposisi dan Proses Produksi

  • CNG:
    Mayoritas terdiri dari metana yang dikompresi. Prosesnya melibatkan pemampatan gas alam sehingga volumenya berkurang secara signifikan tanpa mengubah bentuk fisiknya secara radikal.
  • LPG:
    Terdiri dari campuran propana dan butana. LPG diperoleh melalui penyulingan minyak bumi atau proses kondensasi gas alam yang mengubah gas menjadi cair dengan menurunkan suhu dan menekan gas tersebut.

2. Kondisi Penyimpanan dan Transportasi

  • CNG:
    Disimpan sebagai gas pada tekanan tinggi (sekitar 200 bar atau lebih). Karena bentuknya yang gas, tangki penyimpanan CNG harus lebih besar dan kuat, yang berpengaruh pada biaya dan ruang penyimpanan.
  • LPG:
    Disimpan dalam bentuk cair pada tekanan yang jauh lebih rendah dibandingkan CNG. Hal ini memungkinkan LPG untuk disimpan dalam tangki dengan volume yang lebih kecil, sehingga lebih mudah diangkut dan didistribusikan.

3. Aplikasi dan Penggunaan

  • CNG:
    Umumnya digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan, terutama bus, truk, dan kendaraan komersial lainnya. Selain itu, CNG juga dimanfaatkan dalam sektor industri sebagai sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
  • LPG:
    Lebih dikenal sebagai bahan bakar rumah tangga untuk memasak dan pemanas. Namun, LPG juga digunakan pada sektor industri dan beberapa kendaraan, terutama di negara-negara di mana infrastruktur LPG sudah sangat luas.
     

4. Keunggulan dan Kekurangan

  • CNG:
    Keunggulan:
    • Emisi yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil konvensional.
    • Harga cenderung lebih stabil karena pasokan gas alam yang melimpah.
      Kekurangan:
    • Membutuhkan tangki besar dan infrastruktur khusus untuk penyimpanan dan distribusi.
    • Jarak tempuh per satuan volume cenderung lebih rendah dibandingkan LPG.
  • LPG:
    Keunggulan:
    • Infrastruktur distribusi yang lebih luas dan kemudahan dalam penyimpanan karena berbentuk cair.
    • Kepadatan energi yang tinggi memungkinkan jangkauan yang lebih baik dalam aplikasi tertentu.
      Kekurangan:
    • Memiliki risiko kebocoran yang lebih tinggi karena sifat cair dan kecenderungannya untuk mengumpul di area rendah.
    • Komposisi yang bervariasi (antara propana dan butana) dapat mempengaruhi performa dan efisiensi penggunaan.

Kesimpulan

Meskipun CNG dan LPG sama-sama merupakan alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dibandingkan BBM konvensional, keduanya memiliki karakteristik unik. CNG, dengan kandungan utamanya yang berupa metana dan penyimpanan pada tekanan tinggi, lebih banyak digunakan dalam sektor transportasi dan industri. Sementara itu, LPG, yang disimpan dalam bentuk cair, lebih umum dijumpai dalam kehidupan sehari-hari sebagai bahan bakar rumah tangga dan juga digunakan dalam sektor industri tertentu. Pemilihan antara CNG dan LPG sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, infrastruktur yang tersedia, dan pertimbangan efisiensi serta keamanan.

Dengan pemahaman yang mendalam tentang perbedaan ini, pengguna dan industri dapat membuat keputusan yang tepat dalam mengoptimalkan penggunaan bahan bakar gas sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#Gas

Index

Berita Lainnya

Index