Listrik Indonesia | Dalam gelaran Global Hydrogen Energy Summit (GHES) 2025, PLN Nusantara Power bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkenalkan inovasi kendaraan ramah lingkungan, HE Nusantara, sebuah mobil listrik hibrida berbasis teknologi Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).
Operator Produksi PLN NP Muara Karang, Frans mengungkapkan bahwa mobil tersebut hasil kerja sama antara PLN NP dan Institut Teknologi Surabaya (ITS)
"Mobil tersebut merupakan hasil kolaborasi dari PLN NP dan ITS" Ungkapnya.
Ia membeberkan bahwa proses modifikasi mobil tersebut memerlukan waktu kurang lebih selama satu tahun
"Untuk proses pengembangannya dari tahun 2022-2023, kurang lebih selama satu tahun," jelasnya.
Mobil ini dilengkapi fuel cell berdaya maksimum 1000 W yang berfungsi untuk menyuplai baterai berkapasitas 17,3 kWh, memperpanjang jarak tempuh mobil dari sekitar 200 km menjadi hingga 270 km, atau meningkat 70 km dibandingkan hanya dengan baterai.
Dalam sistem kerjanya, fuel cell menghasilkan listrik dari hidrogen hijau yang dipasok dari Green Hydrogen Plant. Listrik ini kemudian disalurkan ke baterai dan motor listrik melalui sistem kontrol dan manajemen daya. Selain mendukung efisiensi, penggunaan energi hijau juga menjadi bagian dari langkah dekarbonisasi sektor transportasi.
Spesifikasi utama HE Nusantara:
- Kapasitas tangki: 38 liter
- Tegangan baterai: 115 V
- Daya motor: 30 kW
- Tegangan kerja: 17–27 V
- Tekanan kerja fuel cell: 0,5–0,7 barg
- Laju aliran maksimum: 12,5 L/min
Perbandingan Sistem: Tanpa fuel cell, HE Nusantara hanya mampu menempuh jarak maksimal 200 km dengan tingkat degradasi baterai 1,5 km/kWh, dan pengisian daya hanya dapat dilakukan melalui SPKLU. Namun dengan fuel cell, jarak tempuh meningkat menjadi 270 km, degradasi menurun menjadi 1,7 km/kWh, dan pengisian dapat dilakukan secara fleksibel baik melalui SPKLU maupun pengisian hidrogen (fuel cell refill) dalam waktu hanya 5–10 menit.
Tak hanya berfokus pada performa dan teknologi energi, HE Nusantara juga dilengkapi fitur tambahan seperti safety instrument system dan dashboard monitor digital, mendukung aspek keselamatan dan pengalaman berkendara.
Kehadiran HE Nusantara di GHES 2025 menandai langkah nyata Indonesia dalam pengembangan kendaraan rendah emisi berbasis teknologi lokal. Ini sekaligus menjadi simbol kontribusi PLN Nusantara Power dan ITS dalam mendorong adopsi energi hijau di sektor transportasi nasional dan global.
Kalau ingin dibuat dalam versi yang lebih populer, teknis, atau untuk siaran pers, saya bisa bantu sesuaikan juga.
