Listrik Indonesia | Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dr. Ir. Sripeni Inten Cahyani, M.M., IPM., ASEAN Eng. sebagai Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (28/01/2026).
Sripeni Inten Cahyani memiliki rekam jejak panjang di sektor energi nasional, khususnya industri ketenagalistrikan. Ia lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 7 Oktober 1968, dan dikenal memiliki latar belakang teknis serta manajerial yang kuat dalam pengelolaan perusahaan energi dan perumusan kebijakan publik. Sripeni kini resmi menjabat sebagai anggota Dewan Energi Nasional (DEN).
Dari sisi pendidikan, Sripeni menyelesaikan studi sarjana di Fakultas Teknik Universitas Diponegoro dengan jurusan Teknik Kimia. Pendidikan magister manajemen ditempuhnya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jakarta. Ia kemudian meraih gelar doktor di bidang Ilmu Ekonomi Bisnis dari Universitas Trisakti, yang memperkuat kompetensinya dalam analisis ekonomi, pengambilan keputusan strategis, serta tata kelola korporasi.
Karier profesional Sripeni sebagian besar dibangun di lingkungan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Direktur Keuangan PT Indonesia Power dan Direktur Utama PT Indonesia Power, anak usaha PLN yang bergerak di sektor pembangkitan listrik. Pada 2019, Sripeni dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN di tengah dinamika sektor ketenagalistrikan nasional.
Selain itu, Sripeni juga pernah menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis PLN. Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam pengelolaan belanja modal, penguatan rantai pasok, serta pengadaan infrastruktur ketenagalistrikan nasional. Pengalaman tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur yang terlibat dalam penguatan tata kelola dan efisiensi operasional di tubuh PLN.
Pengalaman lintas sektor yang dimilikinya, mulai dari ketenagalistrikan hingga industri pupuk, menunjukkan kapasitas Sripeni sebagai profesional yang berpengalaman dalam pengelolaan industri strategis nasional, terutama dalam mendukung ketahanan dan keberlanjutan energi Indonesia.

